Bahaya Suntikan Vaksin dan Imunisasi.

Imunisasi: Satu Konspirasi.

Jika kita melihat sejarah vaksin moden yang dilakukan oleh Flexner Brothers, kita dapat menemukan kegiatan mereka dalam penelitian tentang vaksinasi pada manusia telah dibiayai oleh Keluarga Rockefeller.

Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionis Internasional. Dan kenyataannya, mereka adalah pengasas WHO dan badan-badan strategik lainnya :

The UN’s WHO was established by the Rockefeller family’s foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government’s National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation’s Public Health Service (PHS).~ (Dr. Leonard Horowitz, “WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda”)

Jika dilihat dari latar belakang WHO, jelas bahwa vaksinasi moden (imunisasi) adalah salah satu campur tangan (konspirasi) Zionisme dengan tujuan untuk menguasai dan memperhambakan seluruh dunia dalam “New World Order” mereka.

Apa Kata Para Akademik Tentang Vaksinasi?

Satu-satunya vaksin yang baik adalah vaksin yang tidak pernah digunakan.”~ Dr. James R. Shannon, mantan pengarah Institusi Kesihatan Nasional Amerika.

Vaksin menipu tubuh supaya tidak lagi menimbulkan reaksi radang. Sehingga vaksin mengubah fungsi pencegahan sistem imun.”~ Dr. Richard Moskowitz, Harvard University.

Kanser pada dasarnya tidak dikenali sebelum kewajiban vaksinasi cacar mula diperkenalkan. Saya telah menghadapi 200 kes kanser, dan tak seorang pun dari mereka yang terkena kanser itu tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya.”~ Dr. W.B. Clarke, pengkaji kanser.

Ketika vaksin dikatakan selamat, keselamatannya adalah istilah relatif yang tidak dapat diertikan secara umum”.~ Dr. Harris Coulter, pakar vaksin.

Kes polio meningkat secara cepat sejak vaksin dijalankan. Pada tahun 1957-1958 peningkatan sebesar 50%, dan tahun 1958-1959 peningkatan menjadi 80%.”~ Dr. Bernard Greenberg, dalam sidang kongres AS tahun 1962.

Sebelum vaksinasi besar besaran 50 tahun yang lalu, di negara itu (Amerika) tidak terdapat wabak kanser, penyakit autoimun, dan kes autisme.”~ Neil Z. Miller, pengkaji vaksin.

Vaksin punca terhadap peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan sistem imun, hiperaktif, kelemahan daya ingat, asma, sindrom keletihan kronik, lumpuh, artritis reumatiod, sklerosis multiple, dan bahkan epilepsi. Bahkan AIDS yang tidak pernah dikenali dua dekad lalu, menjadi wabak di seluruh dunia saat ini.”~ Barbara Loe Fisher, Presiden Pusat Informasi Vaksin Nasional Amerika.

Tak masuk akal memikirkan bahwa anda dapat menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil. Tubuh mempunyai cara pertahanan tersendiri yang bergantung pada vitaliti ketika itu. Jika dalam keadaan sihat, tubuh akan mampu melawan semua jangkitan, dan jika keadaannya sedang menurun, ia tidak akan mampu. Dan anda tidak dapat mengubah kesihatan tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun ke dalamnya.”~ Dr. William Hay, “Immunisation: The Reality behind the Myth”.
Dan masih banyak lagi pendapat ilmuwan yang lainnya.

Di Jerman para pengamal perubatan menolak imunisasi campak. Penolakan itu diterbitkan dalam “Journal of the American Medical Association” (20 Februari 1981) yang berisi sebuah artikel dengan judul “Rubella Vaccine in Susceptible Hospital Employees, Poor Physician Participation”. Dalam artikel itu disebutkan bahwa lebih kurang 90% pakar obstetrik dan 66% pakar pediatrik menolak suntikan vaksin rubella.

Apa rahsia di sebalik vaksin dan imunisasi?

Kandungan kimia berbahaya dalam vaksin.

Vaksin mengandung substansi berbahaya yang diperlukan untuk mencegah jangkitan dan meningkatkan keupayaan vaksin. Seperti merkuri, formaldehyde, dan aluminium, yang dapat membawa kesan jangka panjang seperti sakit mental, autisme, hiperaktif. alzheimer, kemandulan, dll. Dalam 10 tahun ini, jumlah anak autisme meningkat dari antara 200 – 500 % di setiap bagian di Amerika.

Babi dalam Vaksin.
Penggunaan asid amino binatang babi dalam vaksin bukanlah berita yang baru. Malah kaum Muslim dan Yahudi banyak yang menentang hal ini karena babi memang diharamkan, seperti dalil dalam Qur’an ayat berikut :

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging haiwan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”Qur’an surah Al-Maidah (5) ayat 3

Bahkan dalam Perjanjian Lama (Taurat) juga disebutkan :
Jangan makan babi. Binatang itu haram karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tidak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.Imamat 11 : 7-8

Bencana akibat vaksin yang tidak pernah diberitakan.

• Di Amerika pada tahun 1991 – 1994 sebanyak 38.787 masalah kesihatan telah dilaporkan kepada Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA. Dari jumlah ini 45% terjadi pada hari vaksinasi, 20% pada hari berikutnya dan 93% dalam waktu 2 minggu setelah vaksinasi. Kematian biasanya terjadi di kalangan anak anak berusia 1-3 bulan.

• Pada 1986 ada 1300 kes pertussis di Kansas dan 90% pesakit adalah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebelumnya. Kegagalan yang sama juga terjadi di Nova Scotia di mana pertussis telah muncul sekalipun telah dilakukan vaksinasi universal.

Jerman mewajibkan vaksinasi tahun 1939. Jumlah kes diphtheria meningkat menjadi 150.000 kes, sementara pada tahun yang sama, Norway yang tidak melakukan vaksinasi, kes diphtheria nya hanya sebanyak 50 kes.

• Penularan polio dalam skala besar, menyerang anak-anak di Nigeria Utara berpenduduk muslim. Hal itu terjadi setelah diberikan vaksinasi polio, sumbangan AS untuk penduduk muslim. Beberapa pemimpin Islam tempatan menuduh kerajaan Nigeria bersubahat dengan Amerika untuk membunuh orang-orang Muslim dengan menggunakan vaksin.

• Tahun 1989-1991 vaksin campak ”high titre” buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb diuji pada 1500 anak-anak miskin keturunan orang hitam dan latin, di Los Angeles, Mexico, Haiti dan Afrika. Vaksin tersebut dicadangkan oleh WHO. Program dihentikan setelah di dapati banyak anak-anak meninggal dunia dalam jumlah yang besar.

• Vaksin campak menyebabkan penindasan terhadap sistem ketahanan tubuh anak-anak selama 6 bulan hingga 3 tahun. Akibatnya anak-anak yang diberi vaksin mengalami penurunan ketahanan tubuh dan ramai yang meninggal dunia berbanding penyakit-penyakit lain. WHO kemudian menarik vaksin-vaksin tersebut dari pasaran di tahun 1992.

• Setiap program vaksin dari WHO dilaksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya, selalu saja ada jangkitan penyakit-penyakit berbahaya di lokasi program vaksin dilakukan. Virus HIV penyebab Aids diperkenalkan ketika program WHO bersama komuniti homoseksual melalui vaksin hepatitis dan masuk ke Afrika Tengah melalui vaksin cacar.

Disember 2002, Menteri Kesihatan Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan, tidak merancang memberi suntikan vaksin cacar. Dia juga mencadangkan kepada anggota kabinet lainnya untuk tidak meminta pelaksaanaan vaksin itu. Sejak vaksinasi diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan berbagai gangguan serius pada otak, jantung, sistem metabolisme, dan gangguan lain mulai mengisi halaman-halaman jurnal kesihatan.

• Vaksin untuk janin adalah punca encephalomyelitis, dengan indikasi terjadi pembengkakan otak dan pendarahan di dalam. Bart Classen, seorang doktor dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahawa kadar penyakit diabetes berkembang secara signifikan di New Zealand, setelah vaksin hepatitis B diberikan di kalangan anak-anak.

• Vaksin meningococcal merupakan ”Bom jangka bagi kesihatan penerima vaksin.”

• Anak-anak di Amerika Syarikat mendapatkan vaksin yang berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kerosakan yang kekal. Berbagai macam imunisasi misalnya, Vaksin-vaksin seperti Hepatitis B, DPT, Polio, MMR, Varicela (Cacar air) terbukti telah banyak mengorbankan anak-anak Amerika sendiri, mereka menderita sakit saraf, anak-anak cacat, diabetes, autisme, autoimun dan lain-lain.

• Vaksin cacar dipercayai boleh memberikan imunisasi kepada masyarakat terhadap cacar. Pada saat vaksin ini dilancarkan, sebenarnya kes cacar sudah sedang menurun. Jepun mewajibkan suntikan vaksin pada 1872. Pada 1892, ada 165.774 kes cacar dengan 29.979 berakhir dengan kematian walaupun adanya program vaksin.

• Pemaksaan vaksin cacar, dimana orang yang menolak boleh dijatuhkan hukuman, dilakukan di England tahun 1867. Dalam 4 tahun, 97.5% masyarakat berusia 2 sampai 50 tahun telah divaksinasi. Setahun kemudian England merasakan epidemik @ wabak cacar terburuknya dalam sejarah dengan 44.840 kematian. Antara 1871 – 1880 kes cacar meningkat dari 28 menjadi 46 per 100.000 orang. Vaksin cacar tidak berhasil.

Mengapa vaksin gagal melindungi tubuh terhadap penyakit?

Walene James, pengarang buku Immunization: the Reality Behind The Myth, mengatakan respon inflamatori penuh diperlukan untuk menciptakan kekebalan nyata. Sebelum pengenalan vaksin cacar dan beguk, kes cacar dan beguk yang menimpa anak-anak adalah kes tidak berbahaya. Vaksin mengganggu tubuh sehingga tubuh kita tidak menghasilkan respon inflamatory terhadap virus yang disuntik.

SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) meningkat dari 0.55 per 1000 orang pada 1953 menjadi 12.8 per 1000 pada 1992 di Olmstead County, Minnesota. Puncak kejadian SIDS adalah umur 2 – 4 bulan, waktu dimana vaksin mulai diberikan kepada bayi. 85% kes SIDS terjadi di 6 bulan pertama bayi. Peratus kes SIDS telah naik dari 2.5 per 1000 menjadi 17.9 per 1000 dari 1953 sampai 1992. Peningkatan kematian akibat SIDS meningkat pada saat hampir semua penyakit anak-anak menurun karena kesedaran kebersihan dan kemajuan perubatan kecuali SIDS. Kes kematian SIDS meningkat pada saat jumlah vaksin yang diberikan kepada bayi naik secara meyakinkan menjadi 36 per anak.

Dr. W. Torch telah merekodkan 12 kes kematian pada anak-anak yang terjadi dalam 3,5 – 19 jam selepas imunisasi DPT. Dia juga melaporkan 11 kes kematian SIDS dan satu yang hampir mati 24 jam selepas suntikan DPT. Semasa dia mengkaji 70 kes kematian SIDS, 2/3 korban adalah mereka yang baru divaksinasi mulai dari 1,5 hari sampai 3 minggu sebelumnya.

Tidak ada satu kematian pun yang dihubungkan dengan vaksin. Vaksin dianggap hal yang mulia dan tidak ada berita negatif apapun mengenainya di media utama karena ia begitu menguntungkan bagi perniagaan farmasi.

Ada alasan yang kukuh untuk percaya bahwa vaksin bukan saja tak berguna dalam mencegah penyakit, tetapi ia juga kontraproduktif karena melemahkan sistem ketahanan yang meningkatkan risiko kanser, penyakit kurang ketahanan tubuh, dan SIDS yang menyebabkan cacat dan kematian.

Adakah imunisasi menurut Islam?

Ada! Bahkan Rasulullah sendiri yang mengajar dan mencadangkannya.
Imam Bukhari dalam Shahih-nya men-takhrij hadits dari Asma’ binti Abi Bakr:

Dari Asma’ binti Abu Bakr bahwa dirinya ketika sedang mengandung Abdullah ibn Zubair di Mekah mengatakan, “Saya keluar dan aku sempurna hamilku 9 bulan, lalu aku datang ke Madinah, aku turun di Quba’ dan aku melahirkan di sana, lalu aku pun mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, maka beliau Shalallaahu alaihi wasalam menaruh Abdullah ibn Zubair di dalam kamarnya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam meminta kurma lalu mengunyahnya, kemudian beliau Shalallaahu alaihi wasalam memasukkan kurma yang sudah lumat itu ke dalam mulut Abdullah ibn Zubair. Dan itu adalah makanan yang pertama kali masuk ke mulutnya melalui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, kemudian beliau men-tahnik-nya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam pun mendo’akannya dan mendoakan keberkahan kepadanya.

Dalam shahihain -Shahih Bukhari dan Muslim- dari Abu Musa Al-Asy’ariy, “Anakku lahir, lalu aku membawa dan mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam memberinya nama Ibrahim dan kemudian men-tahnik-nya dengan kurma.” dalam riwayat Imam Bukhari ada tambahan: “maka beliau SAW mendoakan kebaikan dan memdoakan keberkahan baginya, lalu menyerahkan kembali kepadaku.”

Bayi dilahirkan dalam keadaan kekurangan glukosa. Bahkan apabila tubuhnya menguning, maka bayi tersebut dipastikan memerlukan glukosa dalam keadaan yang cukup untuknya. Berat bayi saat lahir juga mempengaruhi kandungan glukosa dalam tubuhnya.

Pada kes bayi pramatang yang beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil sekali, dimana pada sebagian kes malah kurang dari 20 mg/100 ml darah. Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.
Kadar semacam ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam ukuran kadar gula dalam darah.

Hal ini boleh menyebabkan terjadinya berbagai penyakit, seperti bayi menolak untuk menyusu, otot-otot bayi lemah, aktiviti pernafasan terganggu dan kulit bayi menjadi kebiruan, kontraksi atau kejang-kejang. Kadang-kala boleh juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti insomnia, lemah otak, gangguan saraf, gangguan pendengaran, penglihatan, atau kedua-duanya.

Apabila hal-hal di atas tidak segera diatasi atau diubati maka boleh menyebabkan kematian. Padahal ubat untuk itu adalah sangat mudah, yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, samada melalui mulut, mahupun pembuluh darah.Majoriti atau bahkan semua bayi memerlukan zat gula dalam bentuk glukosa seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah dilumat boleh menjauhkan sang bayi dari kekurangan kadar gula.

Disunnahkan tahnik kepada bayi adalah ubat sekaligus tindakan pencegahan yang memiliki fungsi penting, dan ini adalah mukjizat kenabian Muhammad SAW secara perubatan dimana sejarah kemanusiaan tidak pernah mengetahui hal itu sebelumnya, bahkan kini manusia tahu bahayanya kekurangan kadar glukosa dalam darah bayi. Tahnik sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang beriman kepada Allah, atau dapat pula dilakukan ayah atau ibu sang bayi.

Imunisasi yang selama ini digembar-gemburkan oleh Zionis dapat memberi masalah yang sangat serius bagi kehidupan penduduk dunia. Mereka yang bertujuan untuk menjadikan bangsa lainnya berada di bawah kekuasaan mereka dengan berbagai cara. Kini saatnya kita membuka mata dan bertanya pada hati nurani kita dengan berbagai propaganda yang mereka lakukan. Bahkan Allah telah menyuruh kita berhati-hati terdadap berita dari mereka :

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”Qur’an surah Al-Hujuraat (49) : 6

Bahaya Tersembunyi Dalam Vaksin

Apakah Vaksin Itu?

Vaksinasi telah menjadi tulang belakang kesihatan masyarakat sejak dulu. Apabila penyakit berjangkit, vaksinasi muncul dalam benak kita. Ia adalah suntikan kesihatan yang dianggap doktor (bahkan badan-badan kesihatan negara) sangat penting sebagai pelindung dari serangan penyakit.

Tujuan Vaksinasi adalah meniru proses penularan penyakit alami dengan kaedah tiruan. Vaksin itu sendiri adalah suntikan yang mengandung berbagai jenis racun yang dimasukkan ke dalam tubuh. Jika anda menyangka vaksin dapat membasmi kuman atau bebas dari kuman, dugaan anda meleset.

Cara Membuat Vaksin

Vaksin dihasilkan dari kuman (atau bagian dari tubuh kuman) yang menyebabkan penyakit. Sebagai contoh vaksin campak dihasilkan dari virus campak, vaksin polio dihasilkan dari virus polio, vaksin cacar dihasilkan dari virus cacar, dll. Perbezaannya terletak pada cara pembuatan vaksin tersebut.

Terdapat 2 jenis vaksin, hidup dan mati. Untuk membuat vaksin hidup, virus hidup dilemahkan dengan melepaskan virus ke dalam tisu organ dan darah binatang (seperti ginjal monyet dan anjing, embrio anak ayam, protein telur ayam dan itk, serum janin lembu, otak kelinci, darah babi atau kuda dan nanah cacar lembu) beberapa kali (dengan proses bertahap) hingga kurang lebih 50 kali untuk mengurangi potensinya.

Sebagai contoh virus campak dilepaskan kedalam embrio anak ayam, virus polio menggunakan ginjal monyet, dan virus Rubela menggunakan sel-sel diploid manusia (bagian tubuh janin yang digugurkan). Sedangkan vaksin yang mati dilemahkan dengan pemanasan, radiasi atau reaksi kimia.

Kuman yang lemah ini kemudian dikuatkan dengan Adjuvan (perangsang anti bodi) dan stabilisator (sebagai pengawet untuk mempertahankan khasiat vaksin selama disimpan). Hal ini dilakukan dengan menambah ubat, antibiotik dan bahan kimia beracun ke dalam campuran tersebut seperti: neomycin, streptomycin, natrium klorida, natrium hidroksida, alumunium hidroksida, alumunium fospat, sorbitol, gelatin hasil hidrolisis, formaldehid, formalin, monosodium glutamat, pewarna merah fenol, fenoksietanol (anti beku), kalium difospat, hidrolysate kasein pankreas babi, sorbitol dan thimerosal (raksa). (Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit (CDC) US juga menurut Psician’s Desk Reference).

Campuran virus atau bakteria, bahan kimia beracun dan bagian tubuh binatang yang berpenyakit inilah yang disuntik ke dalam tubuh anak atau orang dewasa ketika mendapatkan vaksinasi. Menurut CDC US, bahan tambahan dicampurkan ke dalam vaksin untuk meningkatkan reaksi imun, mencegah pencemaran mikrob dan memperkuat formula vaksin, serta untuk memastikan vaksin tersebut stabil, bebas kuman dan aman. Namun benarkah anggapan ini?

Bagaimana Vaksin Dihasilkan?

Macam-macam vaksin:

- Vaksin DPT (Difteria, Pertusis dan Tetanus)

- Vaksin DtaP (Difteria, Tetanus, dan Acellular Pertusis)

- Vaksin MMR (Campak, Beguk dan Rubela)

- Vaksin Polio hidup oral (OPV)

- Vaksin Polio tidak aktif (IPV)

- Vaksin Hepatitis B

- Vaksin Hib

- Vaksin Varicellazostrer (Cacar Air)

- Vaksin Cacar

Dalam buku The Consumer’s Guide to Childhood Vaccines, Barbara Loe Fisher, pengasas dan presiden pusat informasi vaksin nasional (yang didirikan untuk mencegah kerosakan tubuh dan kematian akibat vaksin melalui pendidikan umum) menjelaskan proses pembuatan vaksin sebagai berikut :

Vaksin Cacar : Perut anak lembu dicukur kemudian diberikan banyak torehan pada kulitnya. Kemudian virus cacar dititiskan pada torehan itu dan dibiarkan bernanah selama beberapa hari. Anak lembu tersebut dibiarkan berdiri dengan kepala terikat supaya tidak dapat menjilat perutnya. Kemudian anak lembu itu dikeluarkan dari kandang dan dibaringkan di atas meja. Perutnya memburuk dan bernanah, nanahnya diambil lalu dijadikan serbuk. Serbuk itu adalah bahan vaksin cacar, virus yang kebetulan terdapat pada anak lembu itu terbawa ke dalamnya. (Walene James, Pengarang Immunization: The Reality Beyond the Myth)

Reaksi Tubuh Terhadap Vaksin

Apabila ramuan vaksin tersebut memasuki aliran darah anak. Tubuhnya akan segera bertindak untuk menyingkirkan racun tersebut melalui organ ekresi atau melalui reaksi imun seperti demam, bengkak atau ruam pada kulit. Apabila tubuh anak kuat untuk meningkatkan reaksi imun, tubuh anak mungkin akan berhasil menyingkirkan vaksin tersebut dan mencegahnya terjangkit kembali di masa yang akan datang. Akan tetapi jika tubuh anak tidak kuat untuk meningkatkan reaksi imun, vaksin beracun akan bertahan dalam tisu tubuh.

Timbunan racun ini dapat menyebabkan penyakit seperti diabetes pada anak-anak, asma, penyakit neurologi, leukimia, bahkan kematian mendadak. Ratusan laporan mencatat kesan sampingan jangka panjang yang buruk berkaitan vaksin seperti penyakit radang usus, autisme, esenfalitis kronis, skelerosis multipel, artritis reumatoid dan kanser. Sebagian vaksin juga diketahui menyebabkan kesan sampingan jangka pendek yang serius.

Pada 12 Julai 2002, Reuters News Service melaporkan hampir 1000 pelajar sekolah dibawa ke hospital setelah disuntik vaksin Ensefalitis di timur laut negara China. Para pelajar itu mengalami demam, lemah, muntah dan dalam beberapa kes terkena serangan jantung setelah divaksinasi.

Kerosakan Tubuh Akibat Vaksin

• Menurut analisa bebas dari data yang dikeluarkan Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) di US, pada tahun 1996 terdapat 872 tragedi yang dilaporkan kepada VAERS, melibatkan anak-anak dibawah 14 tahun yang disuntik vaksin Hepatitis B. Anak-anak tersebut dibawa ke wad ICU hospital karena mengalami masalah kesihatan yang mengancam nyawa. Sebanyak 48 anak dilaporkan meninggal setelah mendapatkan suntikan vaksin tersebut.

• Informasi kesihatan juga dipenuhi contoh yang mengaitkan vaksin dengan timbulnya penyakit. Vaksin telah dikaitkan dengan kerosakan otak, IQ rendah, gangguan konsentrasi, kemampuan belajar kurang, autisme, neurologi.

• Vaksin beguk dan campak yang diberikan pada anak-anak misalnya telah menyebabkan kerosakan otak, kanser, diabetes, leukimia, hingga kematian (sindrom kematian bayi mendadak).

• Kajian tahun 1992 yang diterbitkan dalam The American Journal of Epidemiology menunjukkan peningkatan kematian anak-anak meningkat hingga 8 kali ganda pada jangka waktu 3 hari setelah mendapat suntikan vaksin DPT.

• Kajian awal oleh CDC US mendapati anak yang menerima vaksin Hib berisiko 5 kali lebih mudah mengidap penyakit tersebut dibandingkan anak-anak yang tidak mendapatkan vaksin tersebut.

• Pada tahun 1977, Dr Jonas Salk (Penemu vaksin Polio salk) mengeluarkan kenyataan bersama ilmuan lain bahwa 87% dari kes Polio yang terjadi sejak tahun 1970 adalah akibat dari vaksin Polio.

• Di US sebelum tahun 1980 terdapat 1 dari 10.000 anak menderita autisme. Pada tahun 2002 Institut Kesihatan Negeri US mencatat peningkatan angka tersebut menjadi 250 dari 10.000. Kini persatuan orang tua penderita autisme Amerika memperkirakan peningkatan kes autisme ± 10% per tahun. Vaksin yang mengandungi raksa diyakini sebagai penyebabnya.

• Menurut Boyd Haley, pengurus program kimia Universiti Kentucky dan pakar logam beracun berkata ”Thimerosal mampu meresap di protein otak, ia sangat beracun bagi saraf dan enzim” Haley pun terlibat dalam penelitian pada bulan Ogos tahun 2003, mendapati banyaknya kandungan raksa pada penderita autisme, yang dapat dianalisa melalui kadar raksa pada rambut mereka yang bermaksud etil raksa dari thimerosal telah meresap ke dalam otak dan organ tubuh lainnya sangat bepotensi menyebabkan kerosakan sistem saraf dan mengganggu fungsi ginjal.

• Menurut San Jose Mercury News (6 Julai 2002), seorang dari sepuluh anak-anak dan remaja US mengalami kelemahan fizikal dan mental, menurut pengamatan tahun 2000 terdapat pertambahan mendadak angka kecacatan pada penduduk usia muda. Sedangkan pada tahun sebelumnya data menunjukkan peningkatan kecacatan pada anak-anak.

• Sampai usia 2 tahun, anak-anak Amerika dilaporkan telah menerima 237 mikrogram raksa melalui vaksin. Kadar ini melebihi had yang ditetapkan Organisasi Perlindungan Alam US yaitu 1/10 mikrogram per hari.

• Sebuah penemuan di Amerika menunjukan bahwa vaksin Hepatitis B mengandungi 12 mcg raksa (30 kali ganda dari had), DtaP dan Hib mengandungi 50 mcg raksa (60 kali ganda dari had) dan Polio mengandungi 62,5 mcg raksa (78 kali ganda dari had).

• Di US hari ini kes asma, diabetes dan penyakit auto imun pada usia anak telah meningkat 20 kali lganda dari tahun sebelumnya. Gangguan konsentrasi telah meningkat 3 kali ganda.

• Setiap tahun 25.000 bayi Amerika mengalami kematian mendadak. Vaksinasi adalah penyebab terbesar kematian mendadak. Jepun telah meningkatkan usia penerima vaksin sehingga 2 tahun kemudian angka kematian mendadak turun drastik di negara itu (Cherry, et al, 198

• Sweden menghentikan vaksinasi batuk kokol pada tahun 1979 karena ternyata wabak penyakit ini terjadi pada anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi. Setelah itu penyakit ini menjadi penyakit ringan tanpa kes kematian. Hal ini secara nyata menunjukkan bahwa vaksin sebenarnya menyebarkan penyakit.

• Pada tahun 1975, Jerman menghentikan kewajiban vaksin Pertussis, dan jumlah anak yang mengalami penyakit itu turun drastik. Pada tahun 2000 jumlahnya turun sampai 10%.

Bukti di atas menjadikan vaksinasi layak dipersoalkan. Fakta-fakta menjelaskan bahwa vaksin tidak meningkatkan kesihatan anak-anak. Tetapi anehnya vaksin terus-menerus dibuat dan diwajibkan kepada masyarakat.

Sarat Dengan Kimia Beracun

Dapat dikatakan semua jenis vaksin mengandungi racun. Dalam banyak keadaan bahan tambahan vaksin (penguat, peneutral, pengawet dan agen pembawa) jauh lebih beracun daripada komponen virus atau bakteria dalam vaksin tersebut. Misalnya agen penyebab kanser iaitu formaldehid dan thimerosal dapat merosakkan otak.

Tidak ada orang tua yang berfikir untuk memberi makan anaknya dengan formaldehid (pengawet mayat), raksa atau alumunium fosfat. Akan tetapi dengan suntikan vaksin bahan-bahan ini masuk secara langsung ke dalam aliran darah.

Berikut adalah informasi mengenai risiko kesihatan yang ditimbulkan oleh sebahagian bahan beracun utama dalam vaksin, yang disusun dari berbagai sumber termasuk dari Persatuan Pemerhati Vaksin Australia:

Alumunium: dapat meracuni darah, saraf,pernafasan, mengganggu sistem imun dan saraf seumur hidup. Dinyatakan sebagai penyebab kerosakan otak, hilang ingatan sementara, kejang dan koma. (Catatan: dalam jumlah sedikit tidak beracun dan mungkin bermanfaat bagi tubuh. Namun kadarnya dalam vaksin amat tinggi, sekitar 0,5%)

Ammonium Sulfat: dapat meracuni sistem pencernaan, hati, saraf dan sistem pernafasan.

Ampotericin B: Sejenis ubat yang digunakan untuk mencegah penyakit kulit. kesan sampingannya adalah menyebabkan pembekuan darah, bentuk sel darah merah menjadi tidak sempurna, masalah ginjal, kelesuan dan demam dan alergi pada kulit.

Beta-Propiolactone: diketahui menyebabkan kanser, meracuni sistem pencernaan, hati, sistem pernafasan, kulit dan organ genital.

Kasein: pelekat yang kuat, sering digunakan untuk melekatkan label pada botol. Walaupun dihasilkan dari susu, di dalam tubuh kasein dianggap protein asing yang beracun.

Formaldehid: penyebab kanser. Bahan ini lebih berbahaya dibanding sebagian bahan kimia lain.

Formalin: Salah satu turunan dari formaldehid. Formalin adalah campuran 37%-40% formaldehid, air dan biasanya 10% metanol. Formalin adalah peringkat ke 5 dari 12 bahan kimia yang paling berbahaya.(Enviromental Defense Fund, US)

Monosodium Glutamat (MSG): bagi orang yang alergi pada MSG mungkin akan mengalami perasaan seperti terbakar di belakang leher, lengan dan punggung atau mengalami sakit dada, sakit kepala, lesu, denyut jantung cepat dan kesulitan bernafas. Menurut Badan Pengawas Ubat dan Makanan (FDA) US, suntikan glutamate dalam haiwan menyebabkan kerosakan sel saraf otak.

Neomycin: antibiotik ini mengganggu penyerapan vitamin B6. Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan epilepsi dan cacat mental.

Fenol: digunakan dalam pembuatan disinfektan, pewarna, industri farmasi, plastik dan bahan pengawet. Fenol dapat menyebabkan keracunan sistemik, kelemahan, berpeluh, sakit kepala, muntah-muntah, gangguan mental, syok, hipersensitif, kerosakan ginjal, kejang, gagal jantung atau ginjal dan kematian.

Fenoksi Etanol (anti beku): menimbulkan bau badan tidak sedap, kerosakan pencernaan, kebutaan, koma dan kematian.

Polysorbate 20 dan Polysorbate 80: bahan yang meracuni kulit atau organ genital.

Sorbitol: menyebabkan kerosakan sistem usus.

Thimerosal: merupakan unsur ke 2 yang paling beracun kepada manusia setelah uranium. Dapat merosak otak dan sistem saraf juga dapat membawa pada penyakit autoimun.

12 Hal Yang Harus Diperhatikan

1. Doktor tidak mampu menjamin keselamatan dan keberkesanan vaksin.

2. Keselamatan vaksin belum diuji dengan benar.

3. Vaksinasi didasarkan pada prinsip yang tidak kukuh, sehingga dapat dipersoalkan.

4. Vaksin mungkin tercemar.

5. Kesan sampingan jangka panjang yang serius.

6. Menimbulkan penyakit yang seharusnya dapat disembuhkan.

7. Tidak dapat melindungi dari penyakit menular.

8. Vaksin berhubungan dengan wabak penyakit.

9. Vaksin tidak dapat dipercayai – vaksin tidak menghalang terhadap penyakit tetapi menghalang terhadap kesihatan.

10. Doktor dan profesional kesihatan jarang melaporkan kesan buruk vaksin.

11. Doktor menolak vaksinasi.

12. Vaksinasi lebih mengutamakan keuntungan daripada mengubati.

Para Doktor dan Ilmuan Membantah Vaksinasi

• • “Terdapat banyak bukti yang menunjukkan imunisasi terhadap anak lebih banyak merugikan dari pada manfaatnya.” (dr. J Anthony Morris, mantan Ketua Pengawas Vaksin

• • “Ancaman terbesar serangan penyakit anak-anak datang dari usia pencegahan yang tidak efektif dan berbahaya melalui imunisasi besar-besaran.” (dr. R. Mendelsohn, Penulis (How to Raise A Healthy Child In Spite Of Your Doctor dan Profesor Pediatrik).

• • “Semua vaksinasi berfungsi mengubah tiga situasi darah kepada ciri-ciri kanser dan leukemia…Vaksin DO dapat menyebabkan kanser dan leukemia.” (Profesor L.C. Vincent, penggagas Bioelektronika).

• • “Data rasmi menunjukkan vaksinasi berskala besar di US gagal memberikan kemajuan yang signifikan dalam pencegahan penyakit yang seharusnya dapat ia lindungi.” (dr. A. Sabin, pengembang vaksin Polio Oral, dalam kuliahnya di hadapan doktor-doktor Itali di Piacenza, Itali, 7 Disember 1985).

• • “Selain telah nyata banyak kes kematian akibat program ini, terdapat juga bahaya jangka panjang yang hampir mustahil diukur dengan pasti…Terdapat sejumlah bahaya dalam seluruh prosedur vaksin yang seharusnya mencegah penggunaan yang terlalu banyak atau tidak wajar.” (Sir Graham Wilson dalam The Hazards of Immunization).

• • “Dengan mengenepikan fakta bahawa vaksin berpeluang besar tercemar virus binatang yang dapat menyebabkan penyakit serius pada masa depan. Kita harus mempertimbangkan apakah ada vaksin yang benar-benar berfungsi sebagaimana tujuan asalnya.” (dr. W.C. Douglas dalam Cutting Edge, Mei 1990).

• • “Satu-satunya vaksin yang selamat adalah tidak menggunakannya sama sekali.” (dr. James A. Shannon, Institut Kesihatan Nasional, US)

• • “Vaksinasi adalah produk kesalahan dan kebodohan yang tidak dirancang dengan baik. Ia seharusnya tidak mendapat tempat dari segi kebersihan mahupun perubatan. Vaksinasi tidak ilmiah, keyakinan yang membawa maut dan mengakibatkan kesengsaraan yang berpanjangan.” (Profesor Chas Rauta, Universiti Perugia, Itali di dalam New York Medical Journal, Julai 1899).

• • “Imunisasi terhadap cacar lebih berbahaya dari pada penyakit itu sendiri.” (Profesor Ari Zuckerman, WHO).

• • “Tidak ada satupun vaksin yang telah dibuktikan keselamatannya sebelum diberikan kepada anak-anak.” (Pakar bedah umum, Leonard Scheele di Konfrensi AMA, US 1955).

Vaksin Bukan Penyelamat

Ilmu perubatan menerima pujian yang berlebihan bagi sebahagian kemajuan dalam bidang kesihatan. Ramai orang percaya keberhasilan dalam menangani penyakit menular pada abad terakhir terjadi seiring dengan penciptaan imunisasi. Sebenarnya, Kusta, Tifoid, Tetanus, Difteria, Batuk kokol, dll telah menurun sebelum ditemukan vaksin untuknya – iaitu merupakan hasil dari penjagaan kebersihan dan peningkatan kualiti makanan serta air minum.”(Dr. Andrew Weil dalam Health and Healthy)


Bahaya IMUNISASI!

Imunisasi merupakan cara terbaik untuk melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Anda mendengar hal ini dari doktor, media massa, brosur di klinik, atau rakan-rakan anda. Tetapi, apakah Anda pernah berfikir kembali tentang tujuan imunisasi? Pernahkah anda meneliti lebih lanjut terhadap isu-isu dan cerita mengenai sisi lain imunisasi (yang tidak pernah dimaklumkan oleh doktor)?

Serangkaian imunisasi yang terus digiatkan hingga saat ini oleh pihak-pihak yang katanya demi ‘menjaga kesehatan anak’, patut dikritik dari segi kesihatan mahupun syariat. Teori pemberian vaksin yang menyatakan bahwa “memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan kepada manusia akan menghasilkan pelindung berupa anti bodi tertentu untuk menahan serangan penyakit yang lebih besar”. Benarkah?

Tiga Mitos Menyesatkan
Vaksin begitu dipercayai sebagai pencegah penyakit. Hal ini tidak terlepas dari adanya 3 mitos yang sengaja disebarkan. Padahal, hal itu berlawanan dengan kenyataan.

1. Effektif melindungi manusia dari penyakit.

Kenyataan: Banyak penelitian perubatan mencatat kegagalan vaksinasi. Campak, beguk, polio, terjadi juga di pemukiman penduduk yang telah diimunisasi. Sebagai contoh, pada tahun 1989, wabak campak terjadi di sekolah yang mempunyai vaksinasi lebih besar dari 98%. WHO juga menemukan bahwa seseorang yang telah divaksin campak, mempunyai kemungkinan 15 kali ganda untuk mendapat penyakit tersebut daripada yang tidak divaksin.

2. Imunisasi merupakan sebab utama penurunan jumlah penyakit.

Kebanyakan penurunan penyakit terjadi sebelum diperkenalkan imunisasi secara menyeluruh. Salah satu buktinya, penyakit-penyakit berjangkit yang boleh membawa maut di US dan England mengalami penurunan sebesar 80%, itu terjadi sebelum ada vaksinasi. The British Association for the Advancement of Science menemukan bahawa penyakit anak-anak mengalami penurunan sebesar 90% antara 1850 dan 1940, dan hal itu terjadi jauh sebelum program imunisasi diwajibkan.

3. Imunisasi benar-benar selamat bagi anak-anak.

Yang benar, imunisasi lebih besar bahayanya. Salah satu buktinya, pada tahun 1986, kongres US membentuk The National Childhood Vaccine Injury Act, yang mengakui kenyataan bahawa vaksin dapat menyebabkan cedera dan kematian.

Makhluk Mulia Vs Haiwan

Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Manusia merupakan khalifah di bumi, sehingga merupakan ashraful makhluqaat (makhluk termulia). Mengingat keunggulan fizikal, kecerdasan, dan jiwa secara hakiki, manusia mengungguli semua ciptaan Allah yang ada. Manusia merupakan makhluk unik yang dilengkapi sistem ketahanan alami yang berpotensi melawan semua mikrob, virus, serta bakteria asing dan berbahaya.

Jika manusia menjalani hidupnya sesuai petunjuk syariat yang berupa perintah dan larangan, kesihatannya akan tetap terjaga dari serangan virus, bakteria, dan kuman penyakit lainnya.

Sedangkan orang-orang kafir, menganggap adanya kekurangan dalam diri manusia sebagai ciptaan Allah, sehingga berusaha sekuat tenaga memperkuat sistem pertahanan tubuh melalui imunisasi yang bercampur najis dan penuh dengan bahaya.

Manusia merupakan makhluk yang punya banyak kelebihan. Terdapat perbezaan yang ketara antara manusia dengan haiwan. Apa yang ada padanya tidak cocok bagi haiwan, demikian juga sebaliknya. Namun, orang-orang atheis menyamakan haiwan dengan manusia, sebab mereka menganut teori evolusi manusia melalui kera yang sangat “menggelikan”.

Oleh karena itu, mereka percaya bahawa apa yang dimiliki haiwan dapat dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Jadi, sel-sel haiwan, virus, bakteria, darah, dan nanah disuntikkan ke dalam tubuh manusia. Logik setan ini adalah menjijikkan menurut Islam.

Imunisasi digembar-gemburkan sebagai suatu bentuk keajaiban pencegahan penyakit, padahal faktanya cara itu tidak lebih hanya sebagai projek penjana wang para doktor dan perniagaan farmasi. Dalam kenyataannya, imunisasi lebih banyak menyebabkan bahaya kepada kesihatan. Bahkan, mengganggu proses-proses alami yang ada dalam ciptaan-Nya. Dengan paparan ini, orang tua mana yang berasa gembira dan senang hati untuk memberikan imunisasi pada anaknya?

Artikel berkaitan :
http://mindaahad.wordpress.com/2011/04/15/bahaya-suntikan-vaksin-hpv/

http://mindaahad.wordpress.com/2012/04/21/kesan-kesan-suntikan-vaksinasi-terhadap-kanak-kanak/

http://mindaahad.wordpress.com/2013/01/30/kanak-kanak-yang-tidak-disuntik-vaksin-lebih-sihat/

136 Comments

Filed under Kesihatan

136 responses to “Bahaya Suntikan Vaksin dan Imunisasi.

  1. -.-

    salam saudara,

    sebelum keluarkan artikel macam ni, baik fikirkan dulu kesan jangka panjangnya. Satu artikel dalam journal Lancet menyebabkan penurunan dalam pengambilan MMR vaccine. Kesannya, peningkatan ketara kes MMR dalam tahun 2000-2005. Worldwide! Akibatnya, kanak2 yang tanggung.
    untuk org dewasa, mungkin x banyak kesannya sebab immuniti dah matang.
    Ya, mmg Allah jadikan manusia sempurna, tapi sunnatullah menunjukkan bahawa jika kita tak jaga badan dengan betul, tahap kesihatan akan berkurang. Jadi, adakah perlu tunggu saja? X! kita kena berubat dan vaccine adalah salah satu cara pencegahan. Sedangkan dalam Islam kita dianjurkan untuk mencegah dari mengubati. Apa yang tak kenanya vaccination (pencegahan) ini?
    Ingatlah, setiap yang ditulis dan diamalkan oleh orang ramai akan berbalik pada saudara/i. Kesannya berpanjangan hingga akhirat kelak.
    Cuba baca dan kaji penurunan kadar kematian seluruh dunia akibat penyakit berjangkit dalam 100 tahun yang lepas. UBat2 dan vaksin yang diperkenalkan samada oleh syarikat farmasi dan sebagainya memang terbukti berkesan.
    Kajian (bukan saja di USA) menunjukkan vaccination mencegah penyakit berjangkit. Kanak2 yang mati di afrika akibat penyakit berjangkit juga berkurang (contoh: Polio) setelah vaksin untuk penyakit tersebut dikeluarkan. Tapi ini tidak bermakna kita sebagai muslim percaya bahawa kuasa menyembuh itu ada pada ubat dan vaksin. Ini adalah usaha kita bersesuaian dengan tuntutan Islam!
    Mungkin yahudi yang mula2 menyumbang untuk research berkenaan vaksin, tapi ianya berguna untuk orang ramai. Ya memang syarikat farmasi banyak membuat duit dengan vaksin. Mereka berniaga. Apa yang salahnya?Mungkin kalau jutawan2 islam mempu melihat ke hadapan, mereka bakal menjadi peneraju dalam bidang ini dan bukan YAHUDI. tapi malangnya mereka tak nampak. Yahudi membuat investment kerana mereka tahu peluang cerah untuk mengaut keuntungan di masa depan. Kita pulak lebih suka mengambil sikap skeptikal dan menghantam!
    Data2 yang saudara berikan adalah data awal untuk beberapa vaksin yang kemudiannya telah dibaiki. Vaksin polio sbg contoh, skrg sudah tidak lagi menyebabkan kesan teruk kerana sebelum ini yang ada dalam vaksin tersebut adalah virus hidup. Vaksin ini kemudiannya dibaiki dengan menggunakan ‘attenuated virus’ (virus yang dilemahkan).
    Kalau saudara tak percaya, boleh lihat data2 terbaru dari kajian yang tak bersangkut dengan WHO atau mana2 syarikat farmasi. Vaksin adalah usaha kita sbg manusia untuk mencegah penyakit!
    Ulama juga telah bersepakat berkenaan vaksin yang menggunakan babi. Jadi apa hak saudara/i untuk menolak hukum tersebut dan menyebarkan kepada orang ramai?
    Jangan hanya sebarkan berita kerana kita tidak yakin kerana kelak akan memberi kesan kepada orang lain.

    Wassalam

  2. mindaahad

    salam.
    1. saya tak tahu saudara siapa dan mengapa membela vaksinisasi.
    2. “Ya, mmg Allah jadikan manusia sempurna, tapi sunnatullah menunjukkan bahawa jika kita tak jaga badan dengan betul, tahap kesihatan akan berkurang. Jadi, adakah perlu tunggu saja?” TIDAK! kita mesti jaga kesihatan dan pemakanan. bukannya menyuntik vaksin.
    3. vaksin bukan pencegahan tapi adalah penggalakan. tolong fikir.
    4. banyak bukti menunjukkan kanak2 yg TIDAK disuntik vaksin lebih sihat dari yg disuntik.
    5. usahawan yg mengamalkan Islam dgn sebenar tidak akan mengambil kesempatan dan keuntungan atas penipuan dan kesengsaraan insan lain.
    6. samada virus itu hidup atau mati ia tetap virus. virus2 ini bukan tempatnya di dalam badan manusia. Allah Maha Mengetahui.
    7. ulama mana yang menghalalkan vaksin dari babi? apa hukumnya? apa alasannya? untuk makluman saudara, saya tak beriman dgn ulama’. bagi saya yg halal itu jelas, yg haram itu jelas.
    8. saya sebarkan berita ini kerana saya amat yakin kemudharatan hasil dari suntikan vaksin.
    wassalam.

  3. Abdul Karim Abdul Hamid

    Hi,

    Zaman dah maju, tapi kita masih ‘angguk-angguk, geleng-geleng’. *sigh.

    Ada google, ada wikipedia, tak nak baca. Orang post, awak pun nak post.

    Tolong baca sket:

    “The World Health Organization (WHO) is one of the original agencies of the United Nations, its constitution formally coming into force on the first World Health Day, (April 7, 1948), when it was ratified by the 26th member state. Jawarharlal Nehru, a major freedom fighter of India had given an opinion to start WHO.[2] Prior to this its operations, as well as the remaining activities of the League of Nations Health Organization, were under the control of an Interim Commission following an International Health Conference in the summer of 1946.[3] The transfer was authorized by a Resolution of the General Assembly.[4] The epidemiological service of the French Office International d’Hygiène Publique was incorporated into the Interim Commission of the World Health Organization on January 1, 1947.[5]”

    Sumber

    Tang mana yang “Rockerfeller”nya?

    Baca profile setiap sorang doktor-doktor yang kamu quote:

    “Leonard George Horowitz DMD, MA, MPH (born 20 Jun 1952) is a former dentist, a health industry entrepreneur, and the author of a number of books, pamphlets, DVDs, CDs and articles on public health issues; the books and pamphlets have been published under his own Tetrahedron imprint. Horowitz is an AIDS conspiracy theorist[1] and opposes vaccination.”

    Sumber

    Ini pula suntingan daripada CV Dr. Richard Moskowitz, M. D.

    “Education

    B. A. , Harvard University, 1959, Phi Beta Kappa, Cum Laude in General Studies (Biochemical Sciences).
    Research Traineeship in Biochemistry, Jackson Memorial Laboratory, Bar Harbor, ME, summer 1958.
    Undergraduate Thesis, “Nuclear Weapons Tests and their Hazards to Man”
    M. D., New York University School of Medicine, 1963.
    Research Trainee in Social Psychology, Daniel Levinson, Ph. D., and Myron Sharaf, Ph.D., Massachusetts Mental Health Center, Harvard Medical School, Boston, 1962.
    Graduate Fellowship in Philosophy, Prof. Forrest Williams, University of Colorado, 1963-65.”

    Sumber

    Belajar kat Harvard University, bukan kerja kat Harvard University.

    Adeh, penat plak buat research. Dah la, ko nak sebarkan dakyah ni, sebarkan. Kalau ramai percaya, and ramai ikut ko, ramai la anak2 tak berdosa mati.
    I’ve done my part – this article is questionable. Questionable enough, sampai aku tak nak percayakannya demi hidup dan mati aku…

    Good luck and take care.

  4. mindaahad

    terima kasih kerana tolong buat 2@3 carian. pokok pangkal artikel ni adalah “BAHAYA SUNTIKAN VAKSIN DAN IMUNISASI“. harap maklum.

  5. fuad

    Saya mengucap syukur kepada penulis dan amat bijak bagi menyedari bidang kedoktoran hari ini yang terlalu banyak kontroversi dan kekotoran ilmu oleh kerana banyak ahli ilmua kedoktoran tidak faham hanya membutatuli dengan kehendak FDA dan diindustri pembuat drug.Saya food scientist dan juga pengedar ubat mengetahui bahawa dadah hanya membawa banyak kemudaratan dari kebaikan. Perhatikan siapakah pemilik syarikat drug tersebut semuanya adalah untuk menghancurkan umat islam dan memendekkan umur manusia.Lihatlah bagaimana lowering cholestrol drug yang tidak ada sebab dengan penyakit jantung berleluasa digunakan dan tidak ada yang faham dengan mekanisma ubat dan kesannya dan ini hanya memberi kebaikan kepada pihak perubatan bagi mengembangkan industri tersebut.Fikirkan adakah para doktor itu memberi khidmat atau sebaliknya walaupun masyarakat sekarang yang buta maklumat dan ilmu yang hak kerana ilmu batil telah melebihi yang hak dan batil berkuasa menerusi undang dan politik.Semua dadah tetap haram.

  6. thor

    makasi blognya, tlong bikin data terbaru lagi ya, biar kite-kite bisa tau. karna jaman skrg jrang yang kasi tau kelemahan rest nya.

  7. afira

    salam, bagi mereka yg menyokong vaksin cuba anda cari mereka yg tak pernah beri vaksin pada anak2.. cube bezakan dgn anak2 yg diberi vaksin.. ramai diluar sana yg tak beri vaksin pd anak2..
    bagaimana pula fakta2 tentang cara vaksin dibuat dan kandungan tidak halalnya?? siapa yg berani utk menentangnya? ada fakta yg boleh digunakan utk menafikannya?
    Allah swt maha bijaksana dan maha mengetahui.. Apakah setanding jawatan Allah sbagi maha mengetahui maha bijaksana hanya mampu hasilkn penawar pd hambany dgnvaksin yg dihasilkan melalui cara yg kotor dan penuh kimia ? apa itu satu2nya cara mengatasi penyakit sekarang ini? bagaimana ciptaan Allah swt yg lain? sedangkan jalan utk hambanya mendekati Allah adlah sebanyak nafas hambanya.. apatah pula ubat atau penawar..
    perasan atau tidak kite telah disempitkan minda oleh yahudi bahawa satu satu nya penawar adlah dgn vaksin.. sedangkan satu pendapat yg lain memberi peluang minda membuka luas kejadian Allah dan mukjizat ALquran, ” Sesungguhnya telah diturunkan AL quran sebagai penawar dan rahmat kepada org2 beriman dan alquran itu tidaklah menambah kpd org2 zalim ” al israk 82
    bagaimana anda yakin sekiranya tak beri vaksin pd anak2 maka anak2 akan mati?? cuba tgok kes2 mati dgn penyakit mereka semua adasejarah terima vaksin.. tak pernah dijumpa dalam alquran disuruh mmbuat penawar dr bahan kimia atau bahan kotor dan kaedah kotor dan tidak halal.. APAKAH TIADA BAHAN YG BAIK DAN HALAL UTK MMBUAT VAKSIN?? jika benar ia bukan strategi yahudi.. jelas disitu..
    kembali kpd Alquran dan Assunnah..

  8. afira

    bg yg mnyokong vaksin juge mesti bertanggungjawab jika anda menjadi pendorong kepada mereka mengamalkanya.. 1. berdepan risiko kesan kesan vaksin yg boleh menjadi penyakit kronik (bukti dgn rujuk mereka terkena pnyakit kronik adlah penerima vaksin) 2 menjadi penyebab mereka lari dri syariat mngguna bahan tidak halal (penyebab hati umat islam menjadi kotor dan jauh dgn Allah kesanny gejala sosial dan anak2 yg bermoral)

  9. afira

    maaf. *tidak bermoral

  10. Salam,para penulis,pengkritik,pengulas,,plz check and balace,,,KEMBALI LAH KPD SUNNAH DAN ALQURAN..Agenda siapa ????

  11. hanis

    1. anda seorang penyokong homeopati…. tak hairanla anti vaksin….. (bias potential)
    2. artikel xde references.. main copy n paste je
    3. cek betul2 artikel yg di quote tu n also background penulis artikel tu, mmg la suka2 je boleh copy n paste… tp authenticity artikel yg ditulis tu kna value betul2. byk je org buat thesis n research, tp xsemuanya berkualiti and have strong argument
    4. risk benefit kna balance. pernahkan anda lihat keadaan bayi yg kena whooping cough? pernahkah anda lihat kesan jangka panjang pesakit polio?
    5. Pada tahun 1992-1993, setelah 14 tahun tanpa kes polio, netherlands tiba2 mencatat 71 kes polio. Daripada jumlah ini, 70org adalah org yg against vaksin dan mereka tidak mengambil vaksin utk polio. Dunia telah sunyi dr penyakit polio semenjak vaksin diperkenalkan. Namun kumpulan anti-vaksin ini telah Berjaya memperkenalkan penyakit2 ganjil ini kembali menyerang kanak2…. Fikir-fikirlah
    6. Dedicate this ayat specially for u n all the readers… “Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidikilah (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini – dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) – sehingga menjadikan kamu menyesali apa yang kamu telah lakukan.(al-Hujurat:6).

  12. lik

    Terima kasih kerana share artikel ini. Saya salah seorangnya yang tidak menyuntik vaksin pada anak-anak saya. Alhamdulillah anak saya sihat. Tidak seakli-kali saya akan biarkan mereka-mereka ini menyuntik racun merkuri dan aluminium ke dalam badan anak saya

  13. hazmi

    Salam,
    Bila baca info ni naik meremang juga bulu roma..yelah,mana tak meremang bila dah tahu punca bahaya penyakit yang ada dalam tubuh kita, isteri dan anak. Jadi bagamana hendak kita atasi? Sanggupkah kita menolak suntikkan2 itu yg diberikan pada bayi kita sendiri sedangkan adalah seperti 1 keperluan malah ada yg mungkin berfikir ia tahap wajib suntik pada bayi yg baru lahir sehinga habis tempoh2 tertentu. Tak kena saman ke kita kalo kita menolak suntikkan itu 100% sedangkan ia dari arahan kementerian kesihatan? Lagi 1, berapakah nisbah risiko suntikan vaksin telah diberikan ini bagi orang (bayi) yg sihat & orang(bayi) yg tidak sihat?. Sebabnya, sy tgk masih ramai juga bayi yg di suntik hingga dia dewasa masih boleh hidup sihat tak kena penyakit2 yg berkaitan pemberian vaksin tu….

  14. mindaahad

    pilihlah perubatan alternatif yang lain seperti homoeopathy.

  15. Fuad

    salam dan bagi memberi maklumat saintis yang lebih tepat kepada pembaca saya telah 5 tahun tidak makan drug walau[un paracetamol dan sihat termasuk anak saya semua 6 orang tidak ada vaccination ciptaan hayalan the big pharma Perlu faham penyakit adalah disebabkan asabab makanan peroses,perubatan moden, vaccination dan 30 % kematian di hospital adalah salah dalam pemberian drug bacalah sekurang-kurang 5 journal saintifik setiap hari baru anda akan faham bagaimana pemikiran kita telah didominasi olih the big pharma and the fda law which were too control by them.

  16. mindaahad

    1. saya menyokong homoeopathy kerana fakta dan kebenaran berdasarkan pengalaman dan pengajian.
    2. setiap petikan dalam artikel tu ada references.
    3. minta kamu tulis artikel kebaikan vaksin pula.. mungkin nanti boleh kami copy n paste pula..
    4. sertakan sekali tentang whooping cough dan kesan2 jangka panjang pesakit polio dalam artikel kamu tu..
    5. xde references.. :)
    6. benarlah Allah itu Maha Agung..

  17. zaie

    Salam, tahniah kerana anda telah berjaya post topik ni. saya dah lama tahu perkara ni. Baru-baru ni kawan saya di Brighton, UK ada call. Dia cerita pengalaman dia jumpa doktor di UK. Doktor pertama dan kedua org english warganegara UK. Bila kawan saya ni tolak suntikan imunisasi doktor ni kata ok je. ramai da org UK dah ada kesedaran mcm ni. vaksin ni tak bagus pun. Tp slps bbrp bulan doktor yg ketiga dia jumpa ni org afrika marah-marah sambil tunjuk bukti dari WHO dll.

    Kawan-kawan….sedarlah sikit siapa pemilik kilang yg buat vaksin ni. Dulu Persatuan pengguna CAP dah keluarkan buku tentang perkara ni. bole baca sendiri. wallahu a’lam.

  18. ieda

    di afrika, lecturer sy ckap ada satu komuniti yg imun dgan patukan ular, sbb dr kecik lagi diorang diberi sedikit bisa ular yang lemah… pada tumbuhan juga sekiranya satu daun dr satu pokok telah diserang patogen, dia akan segera menggugurkan daun tersebut dan mberi signal supaya pokok tersebut imun, mmg sy telah mbuat sendiri amali tersebut dan ternyata ia benar. soalan saya, adakah disebabkan kes ini saintis yahudi terfikir akan idea pyuntikan vaksin, atau imun tumbuhan n manusia berbeza, adakah vaksin itu haram n dah tua2 ni sesuai lagi ke homeopati kpada badan kita sdangkan ia perlu bermula dr awal?

  19. azman

    saja tertarik pasal vaksin ni..
    untuk pengetahuan penulis…masa dulu…banyak penyakit2 bahaya yg boleh membunuh bayi. sbb tu dulu2 ramai bayi mati lepas beranak.
    contoh paling tepat adalah polio.
    sejak ada vaksin….banyak kuman2 bahaya dah diisytihar pupus kat malaysia. skrg dah bahaya mcm dulu kat malaysia. bersyukur la…
    jadi..utk yg tak amik vaksin tu..bersyukur lah kuman bahaya tak hinggap.
    yg amik vaksin plak..bersyukur la selamat kalu kuman ada hinggap.
    simple bro.

    dan..pasal merkuri tu…dah lama org tak guna utk vaksin.

  20. naajihah

    thank you very much for the info…kalo boleh tolong suggest kan utk sy buku2 yg boleh sy jadikan panduan utk tidak menyuntik vaksin kedlm badan anak2 saya..

  21. Dr Salehuddin Samsudin

    Artikel ini penuh dengan miskonsepsi, fakta2 yang salah dan fitnah. Jangan terpedaya. Kasihan anak2 kita sekiranya lumpuh disebabkan polio, measles, meningitis dan sebagainya. Sebagai pakar perunding paediatrik, adalah tanggungjawab saya untuk melawan penyakit2 tersebut. Saudara bertanggungjawab sekiranya masyarakat terpedaya dengan artikel ini. Allah swt mengingatkan kita sesiapa yang membunuh seorang manusia sebagaimana dia membunuh seluruh umat manusia (Surah Al Maidah ayat 5).

  22. Pingback: Imunisasi: Satu Konspirasi. | Terapi Imam Muda

  23. Sarah

    Salam.Saya juga anti vaksin. Cuma kesedaran sedikit lambat. Adik2 saya dan anak2 sedara saya antara yang bebas vaksin.Saya amat cemburu dgn mereka. Sihat, Alhamdulillah tanpa vaksin. Klu sakit pn, cepat smbuh dgn imuniti semualaji badan dan amalan perubatan herba HPA yang alami, tnpa bahan kimia. Cuba fikir sejenak, kenapa kita kena hujan skit dah skt kpala, demam,slsema. Lps tu brgntung plk dgn ubat kimia. Tp yg xamik vaksin tu, just amik madu, hbbtus sauda pn dah ok. Saya prnh trbaca Zionis sgt2 mengamalkn pgmbilan madu, kismis, kurma, habbatussauda. Itu kn antara pemakanan Rasulullah, Sunnah. Tapi kita xnk ikut, duk telan la drug tu. Saya trigat ms mgikuti mggu kesedaran kanser. Kami bukak Booth HPA, herba. Yang ramai dtg nye adalah para doktor, nurse, doktor pakar. xckp dgn tu, siap dtg rmh lagi untuk brkgsi ilmu. Diorg pn xamalkan drug kat hospital, msg2 mncari alternatif herba alami. Tapi bl org sakit, doktor bg jgk drug sbb tu prosedur. Pemikiran org Islam msih disogok oleh Zionis. Ape yg diorg kate bagus, yg tu la diguna pakai wlpn diorg sndr xgn. Banyakkan mmbaca. Knp nak dgr pndpt Zionis dan menolak pndpt Umat sendiri? Sape yg nk hncurkan siapa. Begitu jgk dgn isu halal haram. Bila ada je penemuan yg brg tu xhalal dr org Islam, confirm pemilik syarikat yg bukan Islam tu menyangkal atas dasar business. Yang pasti org ramai lbh menerima statement org bukan Islam brbnding org Islam sndiri. Islam itu indah. Kaji la sesuatu tu dr sudut Islam jugak.

    Kepada Hazmi, mak sy berjaya tolak vaksin tu dr kmnterian kshtn dgn alasan kami ada panel sndri. Alhamdulillah adik2 saya xdisuntik. Tapi jgn lupe amalkan diet Rasulullah dan amalkan prubatan alternatif seperti Herba atau homeopathy. Jgn nnti dh skit slhkn xamik vaksin. Mmg ramai yg amik vaksin nmpk sihat smpai dewasa tp adakan imuniti semulajadi bdn nya brfgsi? adakah bl sakit sikit2 xpyh bergantung pd drug? Kenapa penyakit kanser skrg mkin hari makin bertambah?

  24. syukurla..ank xpnh ambik suntikkan..cht walafiat..

  25. sedikit pandangan.

    artikel ini sangat memerlukan kajian semula. untuk pengetahuan semua, bukan hanya satu sahaja Vaksin dihasilkan, bahkan banyak. kemungkinan besar statistik dan review dari doktor-doktor tertentu tersebut adalah untuk spesifik Vaksin yang kurang berjaya dan telahpun diberhentikan penggunaanya. saya yakin Kementerian Kesihatan Malaysia sentiasa mengemaskini penggunaan ubat dan vaksin yang terbaik untuk seluruh warga Malaysia.

    janganlah menuduh para doktor dan farmasi mengharap bayaran lumayan hanya kerana Vaksin digunakan secara meluas. apa perasaan penulis jika saya katakan pengguna homeopathy hanya mahu mengaut keuntungan tanpa mengetahui dan mengaji sistem penuh imuniti manusia hanya melalui ubat-ubatan homeopathy yang terkenal sangat mahal dan orang miskin pun tidak mampu memilikinya?

    malangnya, ramai yang tidak memikirkan kes-kes kematian dan kecacatan akibat tidak mengambil Vaksin yang akhirnya menambah lagi kes kanak-kanak sakit di hospital yang seterusnya perlu diuruskan oleh para doktor dan farmasi. di mana tugas penjual dan pro-homeopathy ini di saat ini?

    pada pandangan saya, kita memang boleh hidup tanpa Vaksin, dengan syarat orang sekeliling kita juga turut menjaga kebersihan diri dan memastikan tangan bersih 100% (dan mungkin juga jika 100% warga Malaysi adalah pengguna homeopathy). namun hakikatnya, golongan miskin dan tidak tahu menjaga kebersihan masih hidup di antara kita dan kita tidak terlepas hidup di antara mereka. tidak keterlaluan jika saya katakan, kanak-kanak yang tidak mengambil Vaksin sebenarnya menumpang kelebihan yang dipunyai oleh orang-orang yang mengambil Vaksin, kemudian menyatakan bahawa mereka sihat tanpa sebarang penyakit pula! nonsense!

    wallahu’alam. sekadar pandangan peribadi dari seorang yang sedikit tahu tentang sistem imunisasi manusia dan vaksin, tetapi tidak mengkaji lebih dalam tentang kelebihan homeopathy.

    Nurulhusna Ahmad Sani
    Tahun 6, Kuliah Perubatan, Mesir.

  26. tambahan. saya rasa tidak ada salahnya tidak mengambil Vaksin dan menggunakan ubatan homeopathy, dan negara Malaysia sangat memberi kebebasan memilih dalam hal ini.

    tetapi janganlah kerana mahu menunjukkan kelebihan homeopathy, kita mencari pula kekurangan Vaksin yang sumbernya tidak dapat disahihkan.

    wallahu’alam.

  27. Insan Biasa

    inilah salah satu ILMU SALAH yang diketahui Yahudi dan disebarkan kepada dunia dalam artikel Vatican yang tertulis itu.. malangnya, ini hanyalah salah satu daripadanya. BANYAK lagi yang kita umat Islam tak tahu… hmm..ibu bapa saya oun tak tahu apa2 psl benda ni. saya pun dah kena suntik dgn vaksin merepek ni semasa saya lahir… takpe, saya ada pil barakah , boleh mengdeaktifkan balik benda JIJIK LAGI KEJI dalam darah saya ni… inshaALLAH. setiap penyakit ada ubatnya.

  28. wa sokong perubatan alternatif

    trima kasih minda ahad.. saya mmg terpikirkan bende ni setelah anak saya lahir.. terjumpa pulak artikel tuan menguatkan lg sangkaan saya.. yelah saya bersangka je.. xmcm saudara2 yg mengemukakan nama2 doktor tu tanpa sedar nama yg diletak tu nama yahudi.. bodoh.. konon ade fact.. masih ramai lg melayu islam yg xsedar diperbodohkan yahudi, yg menyokong konspirasi yahudi adalah mengarut..terpulang kepada hak masing2..namun saya memilih utk tidak meneruskan suntikan vaksin terhadap anak saya.. syabas minda ahad

  29. mindaahad

    1. Hukum haram sesuatu perkara biasanya diijtihadkan oleh ulama ke atas sesuatu perkara yang menyebabkan mudharat.

    2. InsyaAllah, homoepathy @ naturopathy sesuai untuk sesiapa saja.

  30. mindaahad

    1. Alhamdulillah, ramai yang masih selamat malah lebih sihat tanpa sebarang suntikan.

    2. Teruskan niat baik saudara.

  31. mindaahad

    Alhamdulillah.. sama2 kita sebarkan kebaikan. Semoga amalan kita yang sedikit ini diterima sebagai bekal mengadap Tuhan. Aamiin.

  32. mindaahad

    1. Terima kasih atas pandangan.

    2. Tiada tuduhan dilemparkan kepada doktor allopathy dan pengusaha farmasi. “Tuhan pun maafkan orang tidak tahu / jahil”. Yang mengaut keuntungan lumayan dan berniat jahat adalah para pemodal syarikat pengeluar drug dan vaksin. Harap faham tentang kapitalisme.

    3. Banyak klinik homoepathy di Malaysia. Buatlah pilihan. Preskripsi Homoepathy sebenarnya lebih murah dari allopathy. Tapi, kami tidak berniat untuk promosi homoepathy di sini. Mana2 dan apa2 jua perubatan alternatif dan complementari adalah baik.

    4. Kes2 penyakit kanak2 (juga dewasa) di hospital adalah berpunca dari a)MAKANAN, b)MINUMAN, c)GAYA HIDUP, d)PERSEKITARAN.

    5. Di sini bukan isu untuk kita berdebat dan mmpertahankan konsep perubatan allopathy atau homoepathy atau mana2 perubatan komplimentari. Tugas sebenar kita adalah untuk menyebarkan kebaikan. Semuanya perlu kembali kepada PUNCA penyakit dan rasa sakit.

    6. Hijab manusia dari Tuhan adalah ALAM. Alam adalah hasil formula sains, kimia dan fizik Tuhan. Segala yang ada di alam juga ada di diri manusia, (sebaik2 kejadian). Punca sebenar masalah manusia adalah apabila menyalahgunakan alam.

  33. mindaahad

    Syabas saudara.

  34. mindaahad

    Alhamdulillah.

  35. NUHA

    SAYA JUGA TIDAK MENYUNTIK ANAK ANAK SAYA DGN VAKSIN YG KOTOR DAN BERACUN…ANAK SAYA SIHAT, KARENA SAKIT ITU DARI ALLAH…..SAYA CUMA BERI MADU DAN UBATAN HOMEOPATI KIRANYA MEREKA SAKIT SELAIN SETIAP HARI SAYA MENDOAKAN MEREKA DIBERI KESELAMATAN DI DUNIA DAN AKHIRAT….

  36. nak tau

    nk tanye la.. ape motif paste artikel aduka taruna dalam kolum agama?

  37. NUHA

    SAKIT DARI ALLAH SEMBUH PUN DARINYA. UBAT TU CUMA SEBAB ADAT YANG TAK MEMBERI BEKAS DAN TAK MENGUBAH APA-APA PUN. YAKIN KEPADA SEBAB ADAT TU ADALAH JAHIL DAN TERKADANG BULEH MEMBAWA SYIRIK. BERUBAT DGN YANG HALAL TU ADALAH FARDHU. HIDUP SAKIT MATI TU KERJA ALLAH

  38. ALhamdulillah, makin kuat fakta yg saya nak beri pada misi yang nak dtg rumah jap lagi..terima kasih mindaahad yg post artikel ni…sy memang dah lama xpegi klinik sbb nak elak dr suntik anak saya..tp xtau fakta nak berlawan dgn misi…skg dah tau dah…syukran jazilan…semoga Allah memberi kesihatan kepada kita semua dengan berkat berdoa dan mengamalkan pemakanan sunnah utk kesihatan.

  39. aisyah

    Yelah,adik saya yg disntik bukan tambah sihat tapi tambah demam dan bukankah demam itu sebab lawan penyakit yg dimasukkan??

  40. Abu Anas Malique Nasrullah

    Assalamualaikum,
    Buat saudara-saudari budiman sahabat seagama, saya amat teruja untuk turut sama memberi komen dan ingatan kerana telah menjadi tugas kita untuk ingat dan mengingati sebagai Islam.

    Perkara yang menyentuh Halal dan Haram itu jelas dan diantaranya ada yang tidak jelas @ ‘shubhah’ maka haruslah kita tinggalkan..ini adalah ajaran dari Allah swt kepada kita umat Islam.
    Hampir semua umumnya mengetahui agenda2 umat tertentu untuk menjatuhkan kita dlm sudut manapun Islam senantiasa mendapat cabaran…Mengapakah kita hanya mampu menuding jari kepada pihak tertentu seperti Yahudi…? Dimanakah Khalifah Allah yang telah dipilih Allah yang pakar dalam Ilmu perubatan untuk menyediakan satu ubat atau penawar yang Halal lagi Suci untuk digunakan oleh umat Islam..adakah tanggungjawab ini tidak dituntut oleh Islam..? apakah ia bukan satu Fardhu (Fardhu Kifayah.)..mengapa kita hanya mampu ‘copy & paste’ saja..?
    Kita sebenarnya umat Islam harus memainkan peranan tentang perkara2 sebegini dan tidak menuduh sesetengah pihak dari kalangan kita umat Islam sendiri dan menyalahkanya saja.
    dari dulu lagi kita tak mampu menyerahkan tugas Menteri Kesihatan kepada individu Muslim halal haram memang dah jelas bukan soalan. Maka apa lagi yang mampu kita perkatakan apabila semua perkara menjadi prosedur……..terpaksa ikut walaupun haram ataupun shubhah..

    Allah menciptakan manusia sbg sebaik2 kejadian…. dalam aspek kesihatan pula tidak ada satu kuman pun yang ada dlm badan manusia. Allah menciptakan ‘Probiotik’ (good bacteria) dlm badan manusia dan menjadikan susu ibu sbg makanan terbaik untuk bayi yang perlu diambil selama 2 tahun untuk menghasilkan sebanyak 1 trillion Probiotik untuk membina antibodi tinggi. Probiotik yang terhasil oleh kandungi tinggi mineral (prebiotik) dlm susu ibu berjaya menangkis serangan penyakit2 mahupun yang berjangkit. Dalam hubungan Rabbani pula memang menjadi syariat susu yang diminum oleh setiap bayi mestilah dari sumber makanan ibu yang halal dan dari kalangan orang2 yang soleh kerana Allah akan menolong mukmin yang menyerahkan diri kpdNya, oleh sebab itu Rasulullah saw telah diberikan kepada ibu susuan org yang soleh2 seperti ummu Salamah. Persoalannya apakah kita yakin dengan fakta Allah ini……kita gantikan susu ibu dengan susu Formula…? Oleh itu dari awal lagi kita org Islam telah silap dlm proses pembentukan Rohani dan Jasmani. Bahkan dalam membina ummah Allah menjadikan perkahwinan adalah satu sunnah seawal memilih isteri hingga pada saat menjadikan umat Islam sebagai satu umat yang kuat jasmani dan Rohaninya….tugasnya adalah kita org mukmin dan Allah akan menghantar bantuanNya kpd hamba yang beriman…

    Setiap penyakit ada ubatnya dan Allah jadikan sesuai dengan fitrah kejadian manusia dari ciptaan yang terbaik, maka sudah tentu ubat-ubatan yang Allah janjikan dari sumber2 yang Halal.

    (Lihat ) Surah Al-Baqarah ayat 57…Allah menaungi kaum Bani Israel dengan Awan yang berarak meneduhi mereka dan menurunkan makanan drp syurga ‘Manna & Salwa’ ( Manna dr jenis tumbuhan dan Salwa sejenis burung) sebagai makan yang terbaik (Tayyebat)……….akhir surah ayat 57.

    Maka kaum Bani Israel memakan makanan ini selama 40 tahun hidup penuh kemewahan dan kesihatan yang baik..bahkan sehingga ke hari ini Amerika mengimport Manna dari negara Sudan setiap bulan beribu2 tan dan dijadikan makanan tambahan serta bahan asas dalam campuran makanan dan ubat-ubatan untuk di eksport ke Israel. bukan itu sahaja malah dalam industri kosmetik, ‘Cake & pastry’, ‘filming for food industry’ dan berbagai-bagai lagi….

    Umat Islam kurang mengetahui tentang info dan fakta ini…semasa Amerika mengenakan sekatan (sanction) ekonomi ke atas Sudan hanya bahan ini sahaja (Manna) yang dibenarkan dieksport ke Amerika….Apa benda ini..?

    Pentingnya ‘Manna’ dlm industri di Amerika telah mengubah minda saintis di Sudan untuk mengkaji kepentingan kepada pengimport terutamanya drp Amerika. Hasilnya ‘Manna’ telah berjaya mengubati penyakit seperti Kolon Kanser, Buah Pinggang, Gout, Penyakit dalam Usus, Prostate, darah tinggi, diabetes, exzimma, mengawal kolestrol, obesiti, dll.
    Hasil Kajian bersama oleh beberapa university di Sudan, Jerman, Taif Arab Saudi dan U Kebangsaan Malaysia mendapati kandungan ‘Prebiotik’ amat tinggi dalam bahan ini dengan penghasilan Probiotik dalam badan berlipat kali ganda seterusnya meningkat imunisasi dalam badan secara semulajadi. Hasil kajian, ‘Manna’ mengandungi sumber ‘Prebiotik’ yang tinggi lebih 8x ganda dari susu ibu mengandungi Kalsium, magnesium Potasium yang tinggi disamping kandungan mineral lainya, bahkan 0% kandungan serat yg tidak berguna, 100% kandungannya menjadi zat kpd badan tanpa menjadi sisa buangan ataupun najis.

    Imunisasi badan yang tinggi berjaya menangkis penyakit dan menjadikan individu tersebut sebagai Insan yang sihat …langsung tidak bergantung dan bebas dari ubatan……
    Nah Allah telah mengatur sunnahNya untuk kita kaji, guna dan seterusnya merenung akan kebesaran Allah Swt….Allah telah mengajar kita mencegah itu lebih baik dari mengubati…….Jauhilah perkara yang haram & Shubhah….Wallah a’lam…

  41. hanny

    Salam saudara/i mindaahad,
    Boleh beri saya cadangan yang terbaik untuk mengatasi imun/antibodi lemah bagi kanak2 tanpa memberi suntikan vaksin. Di mana saya boleh buat rujukkan. Terima kasih.

  42. mustafa

    Info yg sangat menarik….keliru..

  43. haza

    alhamdulillah..anak-2 ana pun tidak ambil suntikkan vaksin cuma ana terkilan dan tak mampu utk menolak cuntikan BCG,Hepetitis B dan Vit.K semasa lahir…tak mahu timbul kekecohan dlm labor room,harap anak no 3 ana ada kekuatan utk mengelak semua vaksin tu,…alhamdulillah anak-2 membesar dgn sihat berkat rahmat Allah,cuma biasalah demam..infomasi dari mindaahad amat berguna…syukran

  44. haza

    khairul nasyidah…kita tak payah la nak berlawan dgn misi…kot mana kita akan di persalahkan,kita diam je…tu yang lebih baik betui tak?

  45. alish

    siapa dr kat sini cuba senaraikan kandungan vaksin…beri nama saintifik…barulah kami yang tiada background dr ni boleh kaji

  46. Saya ada 5 orang anak…kesemuanya saya mengharamkan vaksin disuntik pada mereka…alhamdullilah anak-anak saya sihat sampai hari ini..kalau sakit pun cepat sembuh. anak saya sulung umur 14 tahun dan yang bongsu sekarang 10 bulan tak pernah kami bawa jumpa doktor. Rawatan kami sebagai ibubapa cuma guna ayat -ayat Quran dan solat atau buat air tawar..Tak perlu habis duit..tak perlu habis masa…apa yang penting kita bagi mereka sumber rezeki yang halal dan bersih..gunalah sebaikmungkin kelebihan yang Allah SWT bari pada kita sebagai seorang muslim insyaAllah hidup ini akan jadi lebih selamat dan selesa. Yakinlah sebulat hati bahwa hanya Allah SWT yang boleh beri mudarat dan manafaat pada kita dan keluaraga. Oh ya..minta share artikel di atas.

  47. mdarif

    artikel yang bagus dan ada pro dan kontra dari aliran perubatan moden dan alternatif . ikut pengalaman anak aku sendiri pernah alami flu kemudian berlaku pneumonia . kalau aku hantar ke hospital gerenti kena tahan wad dan kena ambil sample darah atau air tulang belakang . tapi aku pilih alternatif lain untuk merawatnya . alhamdulillah dalam masa tujuh hari dia telah sembuh seperti sedia kala .

  48. Bahaya suntikan Vaksin

  49. alhamdulilah… memang tgh mencari information ni.. sgt membantu

  50. anak2 saya pun tak disuntik vaksin…alhamdulillah

  51. Abdul Hafiz Bin Mohamad

    Pendedahan yang bagus untuk masa depan anak2 kita.saya salah seorang yang mengharamkan vaksin untuk anak saya.Apa pun kta perlu beserah dan berdoa pada allah agar anak2 dan keluarga kita chat di samping memberikan makanan yang terbaik dan halal. Bukan bergantung harap pada ubat semata-mata.

  52. doktor homeopati saya ada bgtau, anak dia yg tak kena cucuk2 vaksin ni mmg jarang2 sakit berbanding kakak2nya yg telah dicucuk2 vaksin…begitu juga dgn anak2 saya..yg sulung lebih senang kena penyakit berbanding ank kedua..anak kedua disuntik vaksin juga tapi saya guna ubat homeopati utk keluarkan vaksin tsbt sejurus setelah di cucuk..

  53. yaati

    heeee pening laaaa……..apa yang terbaik untuk anak anak saye,cucuk ke?tak cucuk?

  54. missq

    saya setuju sakit itu datang dari Allah swt…. dan sembuh juga dengan izinNYA… tapi saya tak bersetuju dengan sesetengah manusia yang kata ubat ni xboleh nak memberi kesan atau mengubah apa2… kalau mcm tu if korang demam ka apa ka jangan nak p ambilk ubat la..mengandung pun xgduh nak p check2…beranak pun kat rumah ja..nanti kot disuntik benda haram pulak kan…. fikirlah jangan pandai kata ja… if dapat kanser ka apa2 ka jangan nak lakukan pembedahan…

  55. imanurhikmah

    hi salam sume..sy juga slh seorg pengamal perubatan alternatif. kini sy bru di sahkan mengandung 5 minggu..slps sy membaca artikel ini,ini menguatkn lg hujah suami sy dan ibu mertua ttg vaksin bayi slps lahir merbahaya dan membawa banyak penyakit kpd bayi bru lahir sperti jaundis @kuning.utk pengetahuan mindahad,ibu mertua sy dahulunye adalh seorang bidan kg yang kuat berpegang dengan perubatan herba.kini bru sy faham buruk baik suntikan vaksin terhadap bayi.satu pertanyaan sy kpd mindahad,adakah tidak perlu sy mengambil suntikan ketika mengandung? adakah suntikan itu sama bahaya seperti vaksin kepada bayi?sy mahukan jawapan sebelum sy disuntik oleh doktor.

  56. core

    tu la..saya pun pening..tapi kalau tak artikel ni pun ..say memang tak percaya dgn WHO ke..Palang Merah ke PBB ke..itu semua agenda yahudi.. doktor kita pun belajar dgn depa ni juga.kalau doktor kene kelentonmg..so..kita semua kene kelentiong juga la..tak kan pernah yahudi berhenti menhancurkan bangsa selain bangsa dia.. artike ni mungkin ada benarnya..

  57. mindaahad

    missq,
    saya rasa tiada seorang pun di sini yang menafikan keperluan terhadap perubatan. kita cuma berbeza dalam memilih cara dan kaedah perubatan.

    saya harap semua orang yang ingin memberi komen di blog ini adalah yang bijak dalam memahami bahasa.

  58. mindaahad

    imanurhikmah,
    jangan taksub pada mana2 ilmu ataupun artikel ini. buat keputusan berdasarkan keyakinan di atas pengetahuan dan pengalaman yang dikongsi orang lama.

    secara naluri, setiap dari kita tahu apa yang baik, dan apa yang buruk untuk diri kita dan keluarga.

  59. umi salmah

    alhamdulillah anak2 saya semua tidak mengambil suntikan…malahan anak yg form 3 baru2 ini ckp sndiri dgn nurse yg nak suntik dia yg dia tak nak menerima suntikan. nurse tu ok je… saya juga prnh dipanggil oleh doktor kerna tidak mbenarkan anak saya disuntik sewaktu tahun 1. doktor tu kata saya akan disaman oleh WHO..sy katakan yg sy mengamalkan perubatan homeopathy sbg alternatif. akhirnya doktor itu mengalah dan sy terkedu diakhir pbualan, doktor itu mengatakan…’ayah saya doktor homeopathy’..

  60. imanurhikmah

    salam umi salmah,boleh sy dapatkan no atau email awak utk dihubungi?sy sdg buntu utk membuat pilihan kerana sy bru lg mengandung dan xmahu mengambil sbrg imunisasi semasa dan slps ank sy dilahirkan..harap sy dpt bertukar2 fikiran dengan anda..

  61. mikhail

    baru terbaca artikel ni….ingin tahu. lebih lanjut…sesiapa boleb update saya lebih lanjut durabondy2k@yahoo.com
    harap dapat mail saya..

  62. Fuad

    salam maklumat terbaru dari german dalam penyelidikan pengunaan vaksin selama lebih 16 tahun keatas lebih dari 10000 budak mendapati budak yang di vaksinkan dengan yang tidak maka didapati mereka yang di vaksinkan mendapat penyakit 5 kali ganda dari yang tidak di vaksinkan..Ini adalah semata anjuran sistem pendajalan sahaj dan saya sebagai saintis telah tahu lama dan juga tidak mengunakan vaksin pada anak saya langsung dan kami tidak menggunakan drug langsung hanya dengan pemakanan dan untuk maklumat anda semua penyakit autism adalah punca dari vaksin

  63. Saya mmg setuju dengan artikel saudara, kepada yang banyak membangkang/protes/kutuk… rajin2 lah google di internet
    sila rujuk Dr.David Kennedy dan Dr. Sherri Tenpenny untuk menambah ilmu..jgn asyik nk komen tanpa ilmu jer…katakan tidak pada VAKSIN!!!

  64. imanurhikmah

    berjaya menolak suntikan vaksin kancing gigi untuk minggu ke 20 kehamilan sy smlm..wlpn nurse dan doc bising tanya knp xnk ambik inject tu,tp sy ckp sbb peribadi dn akan bagi surat penolakan. die ttp cnfuse dn mgatakan bhaya kalo xambik..sy hanya mahu permulaan yg baik utk ank dlm kndungan,dan sy berserah kpdNYA utk mase hdpn kami..hanya DIA yg lbh mengetahui..wallahualam..

  65. aishah

    MasyaAllah..entri yg sgt berguna…thank u for posting this..:-)

  66. doc

    salam…
    terima kasih kepada minda ahad kerana memberi peluang dan ruang dalam tulisan pendedahan satu kefahaman terhadap vaksin… hujah yang diberikan itu sedikit sebenar memberi kesan emosi kepada orang yang bersetuju dengan Vaksin… kalimat-kalimat yang di keluarkan ada yang bersifat emosi.. bersifat.. akal, iaitu minta huraian secara saintifik dan ada yang setuju dan tidak setuju… biasanya yang tidak bersetuju dengan tulisan minda ahad, mereka yang mendapat pendedahan awal mengatakan Vaksin ini adalah baik… sampai menjadi keyakinan (kepercayaan) jika tidak memberi vaksin nanti kena penyakit…. itu sudah menjadi keyakinan kepada mereka
    saudara dan saudari…
    perlu kita ambil berat dengan kalimah- kalimah yang saya tuliskan di bahawa ini…
    1. setiap penyakit pasti ada ubatnya… tetapi… semua para doktor menjelaskan setiap ubat ada kesan sampingan nya sedikit atau banyak… kesan negatif… ubat yang dcipta oleh ahli famasi dan pakar bidang ubat .Medicine (Ubatan)… kaedah perubatan berasaskan kepada kimia memang menberi kesan sampingan…. dan biasanya memgunakan bahan-bahan yang kotor… baca buku…yang di tulis oleh ahli famasi bertauliah encik Abdul Rahman tajuk buku 90 jenis ubat dari babi..sifat babi… sangat kotor dan makan benda kotor termasuk lah najisnya….. para doktor terlupa tentang hadis rasulullah…….setiap penyakit ada penawar…. mana mungkin penawar memberi kemudhratan kepada pesakit… ” Sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu-satu menyakit kecuali Allah turunkan juga penawarnya.. kecuali tua…” manakala
    2. kaedah mesti tidak bercanggah dengan syariat… dalam syariat… menjelaskan babi, arak dan seumpama dengannya dilarang sebabnya adalah arahan dari Tuhan dan hikmahnya akan memberi kesan sampingan… agak tidak logik Allah yang jadikan kita dari kalangan makhluk yang terbaik… mana mungkin bila kita sakit Allah suruh mengambil ubat dari benda yang kotor .. walaupun dia telah melalui proses yang tertentu… tetapi asalnya dari benda yang di larang dan kotor.. ada kaedah yang mana kita merawat dan memberi ubat tanpa menggunakan yang kotor… saudara saudari… cuba kita lihat ubat2 famasi… boleh dibilang dengan cari yang ada halal… tetapi kenapa pihak doctor , ahli famasi dan kerajaan (kementerian kesihatan) tidak mengambil peduli…

    3. Usaha Ikhtiar adalah kewajipan kita… cari… penawar… bila tak jumpa… kita tak boleh kata tak ada ubat… kita yang tak jumpa…dan kita sangat faham… ubat famasi konsepnya bukan merawat punca… tetapi melegakan sementara sahaja… hanya selesaikan masalah simpton sahaja contohnya kencing manis, ubat yang diberikan seumpama insulin tiruan itu… hanya kawal gula dalam darah.. tetapi memberi beban kepada ginjal.. dan organ2 lain…

    4. bagi orang yang bercaya… bahawa vaksin bole meyembuhkan penyakit… bermati-matian beriman dengan Vaksin maka ingat lah kalimah ini…… ALLAH YANG MENYEMBUHKANNYA… Kita wajib tanamkan keyakinan ini kepada pesakit.. dan doc juga mesti kena jelaskan soal ini kepada pesakit… supaya dia kembali pada Tuhannya…. bukan vaksin…

    berkaitan penjelasan vaksin… sila baca… tulisan ini
    (NaturalNews) The concept of vaccinating to immunize began in 1796, when British apothecary (pharmacist) Edward Jenner inserted cowpox pus under the skin of an eight year old boy. Jenner based his experiment on an unsubstantiated rumor that anyone who had experienced cowpox would be immune to smallpox.

    Over the next couple of years, Jenner vaccinated others with cowpox to immunize them against smallpox. Without any actual proof of efficacy and safety, Jenner impressed King George III enough with a bogus immunization guarantee that he was awarded the equivalent of today’s $500,000.

    Thus, Jenner was the first medical professional to administer diseased matter as medication to a healthy person and receive a substantial financial award. He was also the first to constantly denounce vaccination detractors successfully. He was protecting both his ego and large public purse.

    Many health professionals throughout the 19th Century knew that there had been several cases of smallpox among those with cowpox histories. Jenner’s premise was flawed.

    This was actually the beginning of a tradition that is carried on by today’s vaccinators. Come up with a bogus solution to prevent a disease, make a bundle of cash, and shut down reasonable arguments from those who know immunization by vaccination doesn’t work safely or effectively.

    England’s incidents of smallpox after vaccination rose steadily from five percent in the beginning to 95% by 1895. There was even a serious epidemic around 1872, one year after smallpox vaccinations were decreed mandatory in the UK. The mortality rate among smallpox victims also shot up five fold around that time.

    Despite intelligent protests with obvious facts and figures disproving efficacy, and proving harm from toxic materials and viruses contained in vaccines that endanger natural immunity, the inoculation for immunization premise has been maintained.

    Protecting the industry against truth by attacking reasonable dissenters viciously has resulted in vaccine industry revenue of $17 billion annually today. This doesn’t include revenue from doctors’ visits for vaccinations and resulting ill health from them.

    The vaccinators’ tactics of suppressing scientific data from concerned professionals has become more mafia like. Sincere medical professionals who register health concerns over vaccines are severely punished and slandered by the medical mafia owned mainstream media.

    The truth about vaccines and disease outbreaks -allhidden from public view

    A 2012 study led by Dr. David Witt, an infectious disease specialist at the San Rafael, California Kaiser Permanente Medical Center concluded that whooping cough occurs more among vaccinated children than children not vaccinated.

    In 2010, a mumps outbreak occurred among 1000 children in upper New Jersey and lower New York. Almost 80% of them had been vaccinated with the MMR (measles, mumps & rubella) vaccine.

    Throughout the 1980s, official agencies reported several outbreaks of measles occurring among children who had been vaccinated in various locations including an Illinois junior high and high school, a Massachusetts high school, a region in France, and a rural area near Helisinki, Finland.

    Both USA schools had well over 90% vaccinated against measles. The vaccinators claim a 90% vaccination rate among any specific population guarantees herd immunity for that population. This bogus claim serves to create more revenue while blaming non-vaccinators for endangering humanity.

    Meanwhile, despite the fact that only five percent of vaccine adverse events get reported to the “voluntary” FDA’s vaccine adverse event reporting system (VAERS), there are many serious adverse events recorded and many more that seep through the cracks to vaccine concerned internet sites.

    Thank goodness for the few MDs and others who dare speak out despite the danger it potentially puts them in. It’s up to us to learn from them and just say no to vaccinations.

    Learn more: http://www.naturalnews.com/
    vaccinessfullstrory

  67. Hamba-Nya

    Vaksin dan drug adalah allopaty. Alternatif pun banyak, x semesti hanya homeopaty, masih ada perubatan herba dan dr alam semulajadi seperti madu, habbatussauda’, air zam2 dan yg terulung-nya Al-Qur’an kalamullah… serta tumbuh2an dan banyak lagi… jangan sempitkan pemikiranmu…

  68. Abg Ngoh

    1. Apabila Yahudi kata Elok, maka perkara tersebut biasanya tidak elok, kerana agama juga menegaskan bahawa mereka adalah kaum perosak.
    2. Umat islam tidak boleh menerima makanan serta juga ubat-ubatan daripada Orang Kafir kerana mereka tidak mempunyai hukum sebagaimana hukum untuk Umat islam.
    3. Termasuk didalam mengubah ciptaan Allah yang jelas Haram.
    4. Fatwa atau pandangan Ulamak tidak semestinya benar dan menjadi halal.Kerana mereka yang mengeluarkan fatwa juga kebanyakannya juga perosak agama selagi tidak menggunakan Nas yang tepat.

  69. nsc

    asalamualaikum..saya pernah berjumpa dgn doktor homeophaty, dan saya baru tau ketika itu tentang imunisasi thadap anak2, mase tu bulan jun 2012,baru lagi..setelah saya bace dan cuba mencari kesasihannya seperti di blog-blog dan di buku2..Alhamdulillah…saya terpanggil dan hati saya yakin untuk menghentikan pengambilan imunisasi terhadap anak saya.

    “Rabbana la tuzigh qulu banaa ba’daiz hadaitana wahablana milladunkarahmah.innakaantalwahhab..”

    walaupon hati saya dah yakin tapi saya masih lagi tidak berani bertindak kerana ilmu saye yg sgt cetek,
    1) saya xyakin,dengan cara penjagaan untuk anak2 untuk mengelak dari terkena virus yg berjangkit yg selalu berlaku ,
    2) saya juga memerlukan perkongsian pengalaman rakan2 yg tidak mengambil vaksin untuk anak2 diorang..ade x group fb or blog,or forum yg saya leh tanye pendapat or pengalaman.

    3) kat mane perlu saya pergi jika anak saya sakit.
    4) macam mane sy nak pantau kesihatan anak saya jika dibandingkan semasa amik vaksin pihak hospital akan menimbang berat dan memeantau tahap perkembangan anak2
    5) bagaimana pula bila anak saya dah mula sekolah..dimana semasa di sekolah dokter akan datang untuk memberi vaksin kepada anak2..boleh ke kite ckp xnak camtu jerk?

    6)bagaimana saya nak lalui semua ni..boleh saya tahu ada forum group anti vaksin ke?

    sila emel saya kalu sudi nak share ngan saya tertamanya admin kat sini mesti lagi tahu :) dr yg lain pon,saya harap dapat membantu saya…terima kasih sgt
    ni emel sya ye…suhaiza143@gmail.com

  70. assalamualaikum. saya juga bersetuju bahawa tidak perlu memberi suntikan imunisasi utk bayi/kanak-kanak. lebih baik beramal dengan makanan sunnah nabi muhammad, madu, kurma, habbatussauda. kesal betol la bawa anak suntik imunisasi dari lahir sampai umur dia 5 bulan. dah buat baru la terbuka minda tentang bahaya vaksin..tak kisah la if ada yg kata vaksin ni bagos, tapi hati ni mmg rasa berat je nak teruskan imunisasi utk my boy. wasalam.

  71. mindaahad

    tahniah.

  72. mindaahad

    waalaikumsalam.

    1. jangan terlalu risau, 90% penyakit bermula dengan risau. hidup seperti biasa, jaga pemakanan, banyakkan minum air kosong, jaga kebersihan. :)

    2. saya tak pasti ada grup fb tentang ini. apa kata saudari buat satu grup fb dan share kat wall fb Minda Ahad :)

    3. banyak pusat rawatan alternatif seperti klinik2 homoepathy dan lain2.

    4. pergi buat pemeriksaan boleh je.. cuma jangan ambil suntikan.

    5. ibu bapa berhak untuk tidak beri keizinan.

    6. di malaysia saya tak pasti, tapi banyak grup fb anti vaksin dari indonesia.
    tapi yang saya ikut dari luar seperti https://www.facebook.com/vaccinetruth?ref=stream dan https://www.facebook.com/vaccinationcouncil?ref=stream

  73. ayah mithali

    Salam untuk semua….saya baru terbaca artikel ini dan ianya memberikan kesan yg amat meragukan dalam diri saya. Saya yang kurang ilmu pengetahuan ini mohon diperjelaskan lagi…amat mengecewakan dalam diri sendiri kerana tidak dapat menentukan mana yang baik atau buruk untuk anak saya…

  74. ana

    saya pun x bersetuju pemberian vaksin kepada bayi,, malangnya bayi saya sudah diberi vaksin dengan complete sehingga usia 1tahun 6 bln. :(

  75. ummu nasrullah

    assalamualaikum,
    Buat ibu-ibu muslimah sekalian,
    Saya juga membantah suntikan vaksin diberi kepada anak-anak muslim.Saya sendiri telah disuntik dengan bermacam- macam suntikan dan diberi makan pelbagai ubat yang tinggi dosnya ketika ditahan di wad selama sebulan lebih di hospital kerajaan atas penyakit mental.seluruh tubuh dan urat saraf saya jadi lemah,tubuh jadi menggeletar macam orang kena aids dan daya ingatan pun jadi sangat lemah.Ternyata pemakanan sunnah ,rawatan mengikut sunnah itu adalah terbaik untuk umat islam.setelah itu saya nekad tak akan terima lagi suntikan buat saya dan keluarga saya.Alhamdulillah saya kini mempunyai 3 orang cahayamata dan tak disuntik vaksin .Anak sulung sempat disuntik doktor kerana tak sempat nak buat surat bantahan.Alhamdulillah kesihatan terjaga setelah dberi pemakanan sunnah.Anak kedua,ketiga saya kuatkan azam untuk terus perjuangan.Doktor ok je..tak perlu kita takut selagi kita ada hujah yang tersendiri.Suami mestilah tegas dalam membuat keputusan dan membantah suntikan vaksin ini bagi menjaga kesihatan isteri dan anak-anak.para ibu mengandung perlu makan makanan sunnah dan amalkan ayat -ayat suci Al-Quran amalan ibu mengandung .Ternyata ia sangat baik untuk anak-anak kita.Terjaga zahir batinnya.perbezaan kesihatan sangat jelas antara anak anak yang diberi suntikan dengan yang tidak diberi suntikan.sama-sama kita jaga zuriat kita dari terkena tikaman jarum-jarum yahudi yang menular melalui perang saraf ini.Terima kasih mindaahad atas info.ia sangat berguna bagi saya kerana setiasa dihujani pelbagai persoalan oleh jururawat masyarakat dan doktor doktor setiap kali saya mengandung.mencegah lebih baik dari merawat.berubat mengikut sunnah teramat baik daripada mengikut jarum yahudi

  76. nfam

    hmm..bru thu..info yg menarik..syukran..

  77. assalamualaikum w.b.t

    setiap penyakit ade ubatnya. mencegah itu lebih baik dr mengubat
    tahukah tuan2 dan puan2 akan tentang vaksin? fungsinya? nama2 vaksin? penyakit ape yg ingin dicegah?

    1. BCG – mencegah penyakit TB. penyakit tb boleh berjangkit melalui udara iaitu pernafasan dan terkena kepada paru2. adapun sejenis lagi melalui susu lembu yg tidak diperoses (sangat jarang kerana susu sekarang sudah di pasteurize). TB jika tidak dirawat bacteria akan mudah tersebar ke seluruh badan. boleh membawa maut.

    2. MMR – (measles, mumps, rubella) jangkitan mostly melalui udara. Measles and Mumps currently tiada treatment. komplikasi kebiasaannya encephalitis, pneumonia dan byk lg. Rubella pula bila terjangkit kepada ibu yang mengandung boleh buat janin gugur. berita mengenai MMR induced autism adalah satu kontroversi kajian telah dibuat. di Jepun mereka telah lame menghentikan pemberian vaksin MMR akan tetapi kes autism terus menerus meningkat.

    3. OPV – mencegah poliomyelitis. jangkitan melalui mulut-mulut atau dubur-mulut. penghidap penyakit ini biasa akan mengalami paralysis (anda boleh google gambar tgk betapa ngerinya penyakit ini). komplikasi, paralysis muscle of respiration. bila muscle respiration anda tdak berfungsi, anda bernafas pun tak boleh.

    byk lagi vaksin2 yg diberikan utk MENCEGAH penyakit2 berbahaya. ia bukannya agenda freemason. bagi bayi yang selalu sakit itu contohnya seperti demam dan selsema, tiada vaksin utk itu. kerana virus2 yg membuatkan demam dan selesema mudah bertukar bentuk dan menyerang dalam berbagai strain! dan tiada pun bukti menunjukkan vaccine induced fever or flu melainkan OPV. salah satu kesan pengambilan OPV ialah demam dan selsema selepas beberapa hari dan utk beberapa hari sahaja!

    saya disini hanyalah untuk menyampaikan apa yang saya tahu. saya adalah salah seorang pelajar perubatan di Mesir. negara yang maju dengan ilmu perubatan moden mahupun perubatan islam. tiada seorang professor disini pun melarang pengambilan vaksin, malah menggalakkan lg.

    jika tuan puan mahu apa2 nasihat dan informasi dari saya, boleh berhubung dengan saya secara terus

    jika tuan dan puan memilih utk tidak mengambil vaksin, saya juga tidak menghalang. saya hanya bercakap atas ilmu yang saya dapat. jika saya mahu menghuraikan panjang lebar mengenai penyakit2 yg boleh dicegah melalui vaksin sangat lah panjang

    -kita ikhtiar tuhan menentukan-

  78. mindaahad

    1. setiap penyakit ade ubatnya. benar. maka usah takut dengan sakit.
    ‘Takut sakit’ adalah PENYAKIT yg tiada ubat.

    2. sistem tubuh insan adalah yg paling sempurna. selagi ia tak di’modified’, insyaAllah ia akan berfungsi dgn sempurna.

    3. kebanyakan penyakit berpunca dari makanan atau apa saja yg dimasukkan ke dalam badan (suntikan atau ubat2). kawal pemakanan dan amalan seharian kita.

    4. tubuh kita, hak kita. jangan biar orang lain perkosa hak kita dan anak2 kita. (memasukkan sesuatu dalam tubuh tanpa kerelaan dan pengesahan adalah sama dengan PERKOSA.)

    5. sudah banyak keluarga yg tidak membenar suntikan vaksin terhadap ahli keluarga masing2. dengar, lihat, rasa dan bandingkan sendiri tahap kesihatan mereka dgn orang yg ambil suntikan.

    6. antibodi insan adalah ciptaan Allah yg sangat hebat dan menakjubkan. biar ia bekerja tanpa campurtangan kita. tak percaya? cubalah sendiri.

    7. antibodi yg kuat mampu melindungi diri manusia dalam apapun keadaan udara dan persekitaran. insyaAllah.

    8. apa itu vaksin? ia bukan semulajadi dalam tubuh insan. ia mengganggu sistem dan pasti memberi masalah.

    9. sakit memang kifarah dosa. tapi jangan ‘cari penyakit’. vaksin itu penyakit. believe it.

    10. pegangan yg utama adalah tauhid Allah. Allah dah jadikan insan makhluk yg terbaik. sistem tubuh yg terbaik. mengapa perlu ragu lagi.
    yakin dengan ciptaan Allah atau rekaan manusia bernafsu yg bermotifkan keuntungan?

  79. mas

    Salam, sy juga baru ambil keputusan NO VAX utk anak saya. saya ikuti FB Group Our Healthy Unvaccinated Baby kat facebook. boleh kita sama2 menambah ilmu dan menguatkan kepercayaan sebelum ambik keputusan masa depan anak2. Our Children is our future. https://www.facebook.com/groups/OHUBMalaysia/

  80. ayin

    nak minta share…

  81. nurul aina

    salam.. maaf mecelah tapi seeloknya terdapat reference (rujukan) untuk pembaca supaya apa yang disampaikan menjadi valid. sy setuju mengenai virus yang dilemahkan dan disuntik kedalam badan binatang (masa matrik dulu belajar kuda / anak lembu) dan kenyataan yang ditulis diatas amat menakutkan. Terima kasih atas kajian

  82. Dr. Sherri Tenpenny, Say No to Vaccine

  83. imanurhikmah

    MAS,sy sube utk join group s ohub di fb tp sampai skrg xde org acep lg..

  84. nurul

    ambil vaksin bukan setakat memudaratkan kesihatan,
    ia juga boleh mempengaruhi keperibadian anak2.
    sekarang ni, kebanyakan ibubapa sangat alert dengan vaksin, complete vaksin bagai. tapi, apa jadi dengan anak? anak degil. melawan. nakal tak tentu arah.

  85. fazli

    Assalamualaikum
    Subhanallah…saya pun anti vaksin..Alhamdulillah..ramai dah yang sedar..tp ramai juga yang x sedar..masih tertipu oleh YAHUDI dan Nasrani…”Tidak sekali2 akan redho Yahudi dan Nasrani kepadamu (Umat Islam) sehingga kamu mengikut telunjuk mereka”-Petikan dari Al-Quran…saya tidak lagi mengambil suntikan vaksin utk anak saya..lgpun bagi saya, tak ada kepentingan peribadi bagi penulis untuk memburukkan vaksin, bak ,kata pepatah Melayu “Tak tumbuh tak melata,tak sungguh org x kata”…lagipun vaksin tu ciptaan org bukan Islam…saya juga bekerja merawat kanak2 autism/hyperactive/slow learner/Delay developmental,kebanyakan ibu bapa hairan,mengapa anak mereka mendapat penyakit tersebut pada umur 3-5 tahun,walhal pada waktu kelahiran semuanya normal.kabanyakkan ibu bapa yg ditemuramah memberitahu,mereka tidak pernah terlupa mengambil suntikan vaksin…kesimpulannya…pertambahan kanak2 autism,hyperactive dan sebagainya makin ramai..cuba kita imbas keadaan 10-20 tahun lalu..jarang kita dgr kes2/penyakit2 tersebut..sama2 kita fikirkan..wallahu a’lam…

  86. Assalamualaikum.. Saya sekadar ingin berkongsi. Saya adalah ibu tipikal yang dulunya naif mengenai hal2 vaksin dan imunisasi. Saya mempunyai 3 anak berumur 7,4 dan 1 + tahun. Anak sulung saya (perempuan), mengambil semua vaksin. Anak kedua saya (lelaki) mengambil kesemua vaksin dan kemudiannya mengalami masalah pernafasan dan demam tinggi selepas 1 minggu mengambil suntikan MMR. Dimasukkan ke PICU selama 6 hari dan bernafas dengan bantuan oksigen sebanyak 2 liter selama 24jam dan hanya minum susu menggunakan feeding tube yg dimasukkan melalui hidung terus ke perut kerana dia terlalu lemah untuk minum susu sendiri.

    Segala pertuturan dan eye contact yang sebelumnya ada telah hilang. Dia juga sudah tidak pandai menunjuk menggunakan jari telunjuk lagi malah menggunakan ibu jari saya menunjuk ke arah apa yg dikehendakinya. Perangai berubah kadangkala agresif dan cenderung mencedeakan diri sendiri. Mengalami kelewatan perkembangan dan pertuturan malah tidak endah sekiranya namanya dipanggil. Akhirnya pada awal tahun 2012 dia disahkan menghidapi AUTISME.

    Dari hasil perbincangan saya bersama banyak doktor, termasuk pediatrik, psychologist dan psychiatrist serta hasil kajian saya sendiri dari byk laman web dan buku2, mereka akhirnya mengakui anak saya MUNGKIN mempunyai reaksi alahan terhadap imunisasi MMR yang diambil ketika berumur 1 tahun. Tiada bukti klinikal yang mampu saya dapatkan..tak sanggup pula saya membiarkan anak kesayangan saya dijadikan bahan ujikaji.

    Bagi orang yang tidak merasanya sendiri, memang mudah untuk bercakap apa saja. Berhujah dari sudut pandangan sendiri dari apa yang dipelajari sekadar teori ilmu kedoktoran bukan berdasarkan pengalaman dan merasainya sendiri memang senang. Cuba anda jadi saya. Saya yang mencintai anak saya, menjaganya dengan sepenuh hati sejak dari dalam kandungan sehingga lahir bahkan menghimpunkan seluruh tenaga dan doa untuk dia membesar sihat dan sempurna dan akhirnya jadi begini. CACAT SEUMUR HIDUP.. Melihat dia regress dan kehilangan satu demi satu kemahiran bertutur, fine motor dan akhirnya terasing dalam dunianya sendiri.. apa perasaan saya sebagai ibunya? Harta dan wang gaji habis begitu saja untuk segala keperluan terapi, intervensi dan diet khusu sehingga berhutang keliling pinggang sekadar2 mahu mendengar dia menyebut MAMA. Perlukah ada lagi yang jadi mangsa seperti ANAK SAYA?

    Kondisi anak kedua saya itu menjadi ‘wake-up call’ kepada saya untuk tidak membiarkan anak ketiga (lelaki) diberi suntikan imunisasi. Saya tidak menentang perubatan moden, tetapi saya kini sangat mengambil tahu apa yang saya berikan kepada anak saya dari segi supplement dan ubat-ubatan. Yang tidak ingin meyalahkan sesiapa. Saya terima takdir Allah dan bersyukur apa adanya. Cuma sekurang-kurangnya berharap doktor2 di Malaysia berikan ibu bapa penerangan terperinci mengenai risiko dan kebaikan setiap imunisasi dan vaksin sebelum ianya diberikan kepada anak2 kami.. Supaya ibu bapa tahu dan boleh membuat keputusan yang tepat kerana berdasarkan pengalaman saya, memag tiada penerangan terperinci mengenai kebaikan dan risiko kepada sesuatu imunisasi sebelum ianya diberikan kepada anak-anak saya. Sekiranya bertanya, jawapan jururawat di klinik2 krajan hanya sekadar berbasa-basi. SEKIAN, TERIMA KASIH.

  87. Ingin Tahu

    Assalamualaikum..
    boleh ty..ade x doc/ilmuwan islam yg menolak vacc ni?..lg kukuh sy rs kalau ada..n Dr. Sherri Tenpenny ni mat salih jg kn?..

  88. Salam, terima kasih telah membuka minda saya. saya termasuk yang diberi suntikan vaksin semasa kecil. dan saya akui semenjak kecil sampai sekarang dewasa asyik sakit sakitan. bahkan diceritakan semasa kecil juga saya hampir mati. saya tak tahu berapa vaksin yang dimasukan. saya memiliki beberapa penyakit kambuhan yang nampaknya ringan tapi jika tak dirawat ianya berbahaya dan boleh membawa maut.
    sudah lama saya mengamalkan pemakanan herba dan sunnah rasul tapi saya masih mengambil ubat kimia sekali sekala.
    saya belum beranak lagi tapi saya akan haramkan vaksin untuk anak saya nanti. kalau ingat orang tua2 dulu pun boleh hidup sihat dan panjang umur tanpa vaksin. dan janji Allah setiap penyakit pasti ada ubatnya.

    penulis kata vaksin alami semasa bayi boleh didapat daripada buah kurma yang dikunyah oleh orang tua bayi lalu suapkan ke mulut bayi.
    saya teringat emak saya dulu sering mengunyah makanan dan menyuapkan ke mulut adik saya yang masih bayi tapi adik sayapun kena suntikan vaksin tapi lebih sihat dari saya. mungkin pasal vaksin alaminya lebih kuat. dan karena saya anak sulung pastinya emak saya belum ada pengetahuan dalam merawat saya masa bayi dulu.
    wasalam

  89. anak ke6 saya lahir normal n sihat. sya bagi vaksin ikut turutan lengkap semuanya tidak seperti abang n kakaknya yg divaksin tidak lengkap sepenuhnya ketika anak ke6 sya umur 5 tahun lps ambil veksin dia mula sawan hinggalah sekarang dah 20th umurnya n dia jdi oku. selepas sya mengkaji n membaca banyak tentang vaksin sya ambil keputusan tidak beri vaksin pd anak ke 7 n ke 8 saya. kedua2 anak sya yg tiada vaksin sihat n cerdik luarbiasa dari yang lain. klu demam pun tak lama n dia tahan lasak sekiranya kita tidak ambil vaksin kita kena ambil jalan berjaga2 diantaranya menjaga pemakanan. yg paling penting pemakanan sunah wajib kita amalkan disamping makanan alami yg lain yg cukup khasiat untuk tubuh…wallahua’lam.

  90. miloboy

    dear Husna Sani,
    orang miskin tidak pandai menjaga kebersihan kah?

  91. Pingback: Kanak-kanak yang Tidak Disuntik Vaksin Lebih Sihat? | Minda Ahad

  92. Pingback: Kesan-kesan Suntikan Vaksinasi Terhadap Kanak-kanak. | Minda Ahad

  93. Pingback: Bahaya Suntikan Vaksin HPV. | Minda Ahad

  94. Assalamualaikum,,
    Saya amat bersetuju dgn artikel di blog ini.Mmg vaksin tu satu benda yg memudaratkan dan direka oleh org yahudi untuk memusnahkan bangsa yang lain.Org Yahudi sendiri tidak memberikan vaksin kepada anak2 mereka.Contoh lain seperti rokok,yahudi hanya pembuat tetapi rokok diharamkan kepada mereka dan kalau kita pergi rumah mereka,mereka akan suruh kita merokok diluar rumah.

    Doktor2 moden juga patut belajar Perubatan Islam seperti Tibb Nabawi,barulah kita dapat membezakan antara sunnatullah dgn daya ikhtiar.

    Saya mempunyai anak 2orang dan kedua2nya saya tidak berikan vaksin kecuali masa kali pertama lahir(itupun sebab terpaksa,lahir2 kena suntik).Alhamdulillah,sampai sekarang anak saya aktif dan jarang sakit,demam pun kadang sekali je setahun.Ramai ahli perubatan islam membuat kajian tentang vaksin ini dan ternyata banyak keburukkan dari kebaikkan.

    Sebagai contoh,saya selalu bertengkar dengan doktor2 moden masa kelahiran anak2 saya dan yg paling doktor tu tak puas hati (dan kata saya gila sebab saya tak doktor tu bedah isteri saya awal 2 minggu )bila saya kata masa kehamilan paling minima 7 bulan dan paling lama 4 tahun,boleh buka kitab feqh bab wiladah(kelahiran).Masa kes anak pertama saya terpaksa dilahirkan secara caesar sbb doktor kata anak saya berak dalam perut mak dia,saya tanya balik masa 9 bulan ni anak saya tak berak ke?doktor tu diam tak blh bagi jawapan.Bagi saya,doktor2 muslim seharusnya mengkaji benda2 mcm ni dah disebarkan kepada org ramai,,bukannya ortodok dengan apa yg dipelajari.

    Berdasarkan dari pembacaan dan pengalaman tengok perbezaan anak2 yang diberi vaksin dan yang tidak diberi vaksin pun kita dah boleh menilai sejauh mana keberkesan dan kesannya.Kita sebagai pengguna,tak semestinya setiap yg manis kita terus telan dan yang pahit terus kita buang,wasslam.

  95. http://3.bp.blogspot.com/_WjoOlj-Sj04/SfkE-QtKbmI/AAAAAAAACCI/sCHQMjgplX4/s1600-h/DoaSelamatDariPenyakit.jpg Doa anti wabak. Tak perlu vaksin, InsyaAllah. Namun bergantung kepada diri sendiri juga, sama masih dalam ‘lingkaran kecil’ atau ‘besar’… (^_-)

  96. Salam, Terima kasih saudara minda ahad, dari segi pengalaman 5 tahun dlm bidang perubatan alternatif, saya lihat mmg ramai kanak-kanak yang ambil vaksin tidak sihat, sedangkan kanak-kanak yg tidak ambil vaksin lebih sihat,
    Siapa di belakang WHO dan PBB? Sebenarnya Yahudi sedang mencatur semua sistem dunia kini, Yahudi telah memperbodohkan kita dgn sistem dunia yg ada, kita sedang berada di Akhir zaman, byk hadis yg menceritakan ttg watak akhir zaman

  97. Aya

    sbb pemakanan..tabiat pemakanan skrg sukar utk diubah…dgn usia mengjangkau 30 thn….dan mase kecik2 dlu complete vaksinasi…kalo ade timbul penyakit…what to do…las if kene bedah pon kn pegi spital n dpt ubt mcm2….sukar utk menolak vaksinasi utk baby…risiko utk xambik vaksin teruk…kalo ambik pon de risiko jgk..at least xseteruk dr ambik

  98. Alya

    Alhamdulillah jumpa artikel ni selain info yang dibaca sebelum ini.Saya bertekad tak akan masukkan bendasing dalam badan anak saya.

  99. SUEHAINA

    KAK IMAN,BOLEH SY MINT NUM KAK IMAN???NK TNYA PERKEMBANGAN ANAK AKAK BLE??

  100. mummy

    risaunye…..

  101. HAMBA ALLAH..

    asslamualaikm,
    masyaALLAH..tq ats info..
    family sy prcy dgn vaksin lg2 mk mntua, sy ada sorg ank, umr 3 bln lbh, smpai skg x sntik lg sbb buku rekd dia hilng.(tp bln ke 2 smpt sntik sbb mk mntua da bsing).mgkn Allah nk tnjuk, sblm ni pn sy prnh dngar sntikn vksin ni x elok, tp fmily bsing slagi ank sy x d suntik, org tua pla ckap bahya, nti sush nk msuk sekolah, BETUL KE? tp stelah sy bca smua artkel tntang sntikn ni, sy rasa satu kelainan, sy rasa bgtu yakin, Ya, ALLAH da bt yg terbaik untk hambaNYA, doaknlah mg sy kuat..krn ahli kluarga ramai x brstuju, Mga ALLAH sntsa berikn ptnjuk n kebaikn bt hamba2nya..amin

    di sini juga sy ingn brkongsi sdikt tntag sy, swktu lahir sy tdk boleh d sntik sbb dktr ckap dlm prut sy ada ktumbuhan, klu d sntik, ktmbhan itu smkn membsar, bla sy fkir blik, klu sntikn ni elok npe dia ble memudratkan sy, sy hmpir di bdah ttp ayah sy x bnarkn n akhrnya sy di rwat dgn rwatn homeopty, alhmdulillah dgn izin Allah pnyakit sy hilang, n ktmbhan tiada, swktu umr sy 7 thn jga sy x d sntik, ayh sy x bnrkn sy d sntik, ALLAH MAHA PENYAYANG..ayh sy mnggal swktu sy brumr 7 thn da nk msk 8 thn msa tu, slps tu da x ada sape yg nk bckup n halng sy dr d sntik, msa drjh 6, sy sndri ckp dgn nurse sy x nk d sntik, tp budak2..spe nk dgr,.di sinilh brmula epsod sy d sntik smpai dwasa, sy akui..ktahanan badan sy tdk kuat, cpt sgt t’kena pnyakit, skg ni sy kmbli dgn rwtn hmeopty, n pngambiln maknan yg brkhasiat, mg2 Rahmat Allah sntsa brsma kita smua, amin..byak2kn doa ;)

  102. Aidah Johar

    Saya juga merasa syak terhadap vaksin Kerana ia dihasilkan oleh bangsa yahudi laknatullah dan dipaksa keatas manusia melalui WHO dibawah agenda NWO.Namun ada kah cara untuk terlepas dr paksaan ini untuk bakal tetamu allah di Mekah.Minta Bantuan.Bolehkah kita neutralkan atau nyahkan racun yang telah disuntik kedalam tubuh kita

  103. mindaahad

    boleh, antaranya dapatkan rawatan di klinik2 homoepathy yg berdekatan.

  104. MD

    Assalamualaikum,

    saya tidak menyebelahi mana-mana pihak, kerana saya sendiri masih ingin mencari lebih banyak informasi, Tetapi disini saya ingin kongsikan sedikit sebanyak info yang saya dapat tentang TB (berkenaan vaksinasi TB) dan membandingkan antara negara kita dan negara jiran yang mempunyai ‘compliance’ atau keakuran yang lebih rendah dalam vaksinasi berbanding negara kita.

    Tahun 2011:
    Malaysia – 29 juta penduduk, kadar kematian akibat TB (tidak termasuk yang menghidap TB akibat HIV) adalah 1,700 setahun. dengan kadar purata 5.7 orang per 100,000 penduduk.

    Indonesia – 242 juta penduduk. kadar kematian akibat TB ((tidak termasuk yang menghidap TB akibat HIV) adalah 65 000 setahun dengan kadar purata sebanyak 27 orang per 100,000 penduduk.

    data diambil dari pusat data WHO

    http://www.who.int/tb/country/data/profiles/en/index.html

    https://extranet.who.int/sree/Reports?op=Replet&name=%2FWHO_HQ_Reports%2FG2%2FPROD%2FEXT%2FTBCountryProfile&ISO2=ID&LAN=EN&outtype=html

  105. salam, alhamdulillah saya dan 8 adik-beradik saya tidak menerima suntikan vaksin ini kecuali masa slpas lahir..ini merupakan hasil daripada kesedaran daripada ayah saya.ayah saya bukan ustaz akan tetapi die mendapat maklumat ini ketika dia berada di U.K..baru2 ini ayah saya telah mendedahkan maklumat ini kepada kami semua mengapa kami tidak divaksinkan…terima kasih kepada penulis di atas info ini..skrg saya hanya mengamalkan minyak zaitun,habbatus sauda’, minum air zam2, makan kurma…saya merupakan seorang guru agama di sekolah kerajaan.apabila saya war2kan perkara ini mereka tidak mempercayainya..dan mereka menganggap tindakan kementerian kesihatan itu adalah betul…dengan info sebegini,saya dapat menjelaskannya kepada rakan2..saya akan panjangkan perkongsian ini kepada rakan2 seagama.i.allah

  106. ain

    ya allah mujur lah sy baru dapat tahu tentang bahaya vaksin ni sebelum kene g cucuk anak minggu depan genap umur setahun,,,memang dah lama sy tak setuju cume xde bukti nak bgtau,,,,sy ada anak sepupu yang memang tak cucuk langsung vaksin ni sbb ayahnya ustaz sekolah pondok jadi dia memang berjaga2 tentang vaksin ni…sy tengok anak2 dia memang lasak,kuat,sihat dan comel sangat…….anak sy yang dah kene cucuk sejak lahir sampai skrg dah nak masuk setahun masih kurus,berat x naik…bimbang betul la,,,,

  107. ffj

    Tpi kalau hantar anak ke taska, kkm akan cek imunisasi yang diambil oleh bayi. Macam mana tu?susahla kalau anak x ke taska

  108. imanurhikmah

    suehaina,boleh email sy di fitrah_annisa@yahoo.com

  109. abine zidan

    saya punya pengalaman ada salah satu murid saya itu pikiranya lemah terus saya tanya keorang tuanya ternyata anak itu dulunya prematur dan ketakutan prematur itu membuat orang tuanya untuk menyuntik tapi hasilnya td anaknya malah pikiranya lemah dan minder, yang kedua murid saya itu ada anak yang pintar tapi sangat bandel dan bahkan berani sama orang tua ternyata anak itu ketika kecil juga di suntik.. ini hanya pengalaman saya semunya kita kembalikan kepada Allah.

  110. shikin

    moga-moga anda semua menentang produk yahudi bukan hanya kepada vaksin ini..tapi juga pada produk2 yang lain…apa2 pun kita kena yakin yang semua penyakit itu datang dari Allah..begitu juga sebaliknya..gunakan akal fikiran untuk menilai mana baik dan buruk…

  111. pasha

    ya Ampun ni artikel dari malaysia sampe ke sini juga …..dari 2011 sampai 2013…..sebaiknya sebelum mengambil keputusan tentang sesuatu dari yang kita baca, cross check kebenaranya…bagi yang pro dengan vaksin silahkan cari bukti bahwa menggunakan vaksin sekarang itu aman….atau yang kontra dengan vaksin cari bukti juga bahwa menyuntikan vaksin adalah berbahaya….karena keputusan yang kalian ambil akan berpengaruh kepada investasi paling berharga yaitu anak – anak kita. Amiiin …..dan segeralah …..

  112. ummu muhammad

    terima kasih minda ahad atas perkongsian ilmu yg sgt bermanfaat ini. Sebnarnya, kalau kita perhatikan ayat quran ttg penyusuan ibu…itulah imunisasi yg paling lengkap. Kalau mampu, ibu bole menyusukan baby sehingga usia 2 tahun. Begitu juga dgn sunnah mentahnik anak. Itu jg adalah imunisasi. Jd, mudah2an dgn mengamalkan sunnah dan pemakanan sunnah, kita akan terhindar dr segala penyakit yg xdiingini. Paling penting, keyakinan kita pd ALLAH. Jaga solat. Cari sebanyak-banyak ILMU yg bermanfaat dan AMALkan apa yg telah diperintah ALLAH dan AMALKan SUNNAH Rasulullah…

  113. Schay Enn

    salam, sila baca artikel yang pernah diterbitkan di SInar Harian untuk lebih penjelasan. Ini bukan fitnah mahupun dusta. Buka mata. Buka minda dAn nilai sendiri (;

    http://www.sinarharian.com.my/rencana/di-sebalik-bill-gates-dan-vaksin-1.31792

  114. joko

    anak kambing baru lahir pun xde pun suntik vaksin…sihat jer…kenapa manusia takut sangat…yakin lah pada Allah dan Sunnah Rasulullah… Kita ni lebih percayakan kenyataan non muslim lebih dari apa yg ditunjuki oleh Rosululillah… saya ANTI VAKSIN…

  115. joko

    Bagi Doktor dalam ni saya nak tanya:

    1. adakah doktor terlibat dalam pembuatan vaksin ni?
    2. apakah kandungan vaksin ni?
    3. dari mane sumbernye?
    4. berapa harga satu botol vaksin ni?
    5. statistik penyakit dari bermulanya program vaksinisasi ni sehingga sekarang?
    6. kenapa bila cucuk bayi baru lahir mudah kene demam kuning?
    7. sejauh mane pelajaran dalam silibus untuk jadi doktor?
    8. kenapa banyak penyakit pelik2 sekarang ni? sepatutnya penyakit xda la sebab dah cucuk vaksin…huhu .. vaksin ni karooot

  116. Shima

    As salam..baru2 ni tgk cerita world war Z,mcm ada konspirasi yahudi..1st sbb die tunjuk yahudi ada penyelesaian dan plg dasyat org islam blh masuk negara israel utk berlindung dr zombie, siap tunjuk org solat, wanita islam bertudung which is we already knew sampai bila2 pun mereka benci islam, then message yg disampaikn adalan vaksin penyelamat dr zombie…mmg mcm ada konspirasi yahudi dan vaksin ni..nk influence people kononnya vaksin ni penyelamat..yes, this is only film, but how many people out there scara tak lgsg believe in vaccine..

  117. ummu salamah

    Penelitian di Belanda, Vaksinasi berdampak mengurangi imuniti sistem (kekebalan tubuh) bayi
    May 25, 2013 at 11:53am
    May 20, 2013 Vaccines Reduce Newborns’ Disease Immunity: StudyVaksinasi berdampak mengurangi imuniti sistem (kekebalan tubuh) bayiSementara CDC tidak pernah melakukan penelitian terhadap anak-anak yang divaksinasi dibandingkan anak yang tidak divaksinasi, sekelompok peneliti di Belanda memiliki. Mereka melihat perbandingan bayi yang lahir dari ibu yang divaksinasi atau tidak divaksinasi untuk vaksin tertentu. Mereka menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang divaksinasi untuk penyakit tertentu, seperti campak, memiliki antibodi maternal lebih rendah daripada bayi yang lahir dari ibu yang tidak divaksinasi. Heidi Stevenson Kesehatan Gaia memberikan analisis dan komentar berdasarkan penelitian.Setiap bayi mendapatkan antibodi dari penyakit ibunya. Sebagai studi ini menunjukkan, bahwa hak anti bodi utama dicuri oleh vaksinasi. oleh Heidi StevensonKesehatan gaia

    Salah satu faktor yang paling signifikan anak yang baru lahir menerima sebagai bagian dari antibody maternal adalah antibodi ibunya terhadap penyakit, yang biasanya berlangsung cukup lama untuk mencegah penyakit menular sampai sistem kekebalan tubuh anak cukup matang untuk mengelola sendiri. Itu hak antibody pertamanya dicuri oleh vaksin, yang didokumentasikan dalam sebuah studi baru oleh tim peneliti di Belanda.Para peneliti menyimpulkan:Anak-anak dari ibu yang divaksinasi campak dan, mungkin, rubella memiliki konsentrasi yang lebih rendah dari antibodi ibu dan kehilangan perlindungan oleh antibodi ibu pada usia lebih dini dibandingkan dengan anak dari ibu-ibu di masyarakat yang menentang vaksinasi. Hal ini meningkatkan risiko penularan penyakit pada populasi yang divaksinasiStudiPenelitian ini mengamati bayi-bayi dari dua kelompok wanita (ibu) di Belanda: mayoritas, yang divaksinasi secara signifikan lebih dari pada kelompok lain, yang mereka disebut “ortodoks Protestan”, yang cenderung menghindari vaksinasi. Dari beberapa municipaliies, mereka memilih bayi divaksinasi di bawah 14 bulan usia dan wanita usia melahirkan khas, 20-44 tahun (98,5% dari wanita yang melahirkan di Belanda pada tahun 2007). Penelitian ini akhirnya termasuk 1.243 wanita dan 434 anak-anak dari populasi umum, dan 53 wanita dan 19 anak-anak dari populasi ortodoks.Fokus penelitian ini adalah pada MMR (campak, gondok, rubella) vaksin, dan karena tidak ada cacar air (varicella) Vaksin diberikan di Belanda, mereka menggunakan varicella sebagai pembanding kontrol. Mereka mengambil sampel darah untuk menganalisis kadar antibodi campak, gondok, rubella, dan varicella.Tabel di atas menunjukkan jumlah wanita dalam setiap kelompok yang telah divaksinasi untuk campak, gondok, dan rubella dipecah oleh kelompok umur.Apa yang paling penting untuk dicatat adalah bahwa jumlah rata-rata wanita divaksinasi masih jauh dari baik 100% atau 0% pada kelompok manapun. Perhatikan bahwa, dalam hal campak, jumlah rata-rata wanita divaksinasi pada populasi umum adalah 51,2% dan jumlah rata-rata dalam komunitas ortodoks adalah 12,6%-hanya 38,6% perbedaan antara kelompok. Ini akan menjadi signifikan dalam waktu dekat.Hasil StudiStudi ini menemukan bahwa:Tingkat antibodi pada bayi saat lahir adalah sama seperti yang ditemukan pada ibu mereka.Konsentrasi antibodi pada populasi umum lebih rendah dari pada wanita ortodoks.Bayi dari kedua kelompok kehilangan antibodi maternal-mereka disumbangkan pada tingkat yang sama.Oleh karena itu, bayi dari kelompok populasi umum lebih tinggi divaksinasi kehilangan antibodi mereka lebih awal dari orang-orang dari kelompok yang lebih jarang divaksinasi, Protestan ortodoks.Hasil yang paling signifikan terkait dengan bagaimana bayi lama mempertahankan tingkat antibodi yang memungkinkan mereka untuk mencegah penyakit:Campak: Studi ini menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu pada populasi umum kehilangan antibodi mereka maternal yang diberikan pada usia 3,3 bulan, namun bayi yang lahir ortodoks, kurang divaksinasi, ibu memegang antibodi campak mereka sampai 5,3 bulan.Gondok: Tidak ada statistik perbedaan signifikan yang ditemukan antara tingkat antibodi dari dua kelompok pada saat kelahiran.Rubella: Hasil rumit oleh fakta bahwa banyak ibu mungkin memiliki rubella sebelum mereka divaksinasi pada usia 11. Rubella adalah penyakit yang sangat ringan. Interval keyakinan itu sangat luas dan penilai tinggi, menunjukkan bahwa hasilnya tidak signifikan. Menariknya, mereka menemukan jangka waktu yang sama sampai hilangnya antibodi yang memadai pada bayi harus hampir sama, meskipun mereka menghitung bahwa hal itu bisa menjadi sebanyak 0,8 bulan lebih pendek pada populasi umum.Varicella: Seperti yang diharapkan, tidak ada perbedaan di kali untuk kehilangan varicella (cacar air) antibodi antara kedua kelompok, karena kelompok tidak menerima vaksinasi ini.Kurangnya hasil untuk gondok dan rubella tidak mengherankan. Dalam kasus gondok, tingkat vaksinasi antara kedua kelompok cukup kecil, hanya 12,7% (25,3-12,6). Dalam kasus rubella, yang memiliki perbedaan yang lebih luas di tingkat vaksinasi, 48,4% (65,6-17,2), hasilnya bingung dengan kemungkinan bahwa banyak ibu yang divaksinasi kemungkinan memiliki rubella sebelum divaksinasi.Ada perbedaan yang sangat signifikan lamanya waktu perlindungan bayi dari campak ketika ibu mereka memiliki campak alami bukan vaksinasi. Perbedaan yang penuh 2 bulan, 5,3 bulan untuk bayi ortodoks dan 3,3 bulan untuk bayi populasi umum.Apakah Hanya sebagian Divaksinasi dan tidak divaksinasiSekarang, mari kita mempertimbangkan bahwa perbedaan dalam tingkat vaksinasi campak antara kedua kelompok adalah 38,6% (51,2-12,6). Bagaimana jika penelitian adalah untuk membandingkan bayi dari dua kelompok perempuan, salah satunya tidak ada satu anggota telah divaksinasi dan semua anggota yang lain telah menerima vaksin? Itu berarti akan ada 100% vaksinasi tingkat perbedaan antara kedua kelompok.Apakah bayi dari ibu nonvaccinated menjaga antibodi maternal mereka diberikan bahkan lebih lama, dan kelompok bayi dari ibu yang semua telah divaksinasi telah bahkan lebih pendek? Kita tidak tahu. Karena angka yang penulis disediakan adalah rata-rata, kita tidak tahu rentang hasil. Jika hanya bayi yang ibunya tidak divaksinasi dibandingkan hanya dengan bayi dari ibu yang telah di vaksin, bisa hasilnya akan lebih dramatis?Para penulis sendiri mencatat masalah ini:Ini proporsi wanita usia subur yang telah divaksinasi dengan MMR akan meningkat pesat dalam beberapa tahun mendatang karena cakupan vaksinasi pada setiap kelompok usia> 90%. Kami berharap bahwa ini akan lebih mempersingkat durasi perlindungan terhadap campak dan rubella oleh antibodi ibu pada bayi dan durasi penurunan perlindungan terhadap gondong oleh antibodi ibu akan menjadi lebih terdeteksi antara bayi dalam waktu dekat.Pada titik ini, kita tahu bahwa, setidaknya dengan campak, bayi yang lahir dari ibu yang relatif tidak divaksinasi mempertahankan perlindungan antibodi mereka sekitar 61% lebih lama dari ibu relatif divaksinasi. Itu penting, indikasi yang jelas bahwa vaksinasi mengurangi kekebalan bayi baru lahir ‘untuk campak, dan sangat mungkin untuk penyakit menular lainnya yang vaksinasi diberikan.Ini adalah salah satu kelompok pendukung yang rutin menggunakan anak anak sebagai contoh dalam kampanye mereka untuk membuat malu dalam mendapatkan vaksinasi. Kenyataannya, bahwa kebutuhan akan vaksinasi dibuat oleh vaksin itu sendiriSayangnya, penulis jatuh kembali pada gagasan bahwa vaksinasi adalah solusinya, meskipun telah menunjukkan bagaimana vaksinasi sendiri menciptakan masalah. Mereka mengakui bahwa vaksinasi pada usia lebih dini bukanlah solusi untuk masalah ini karena sistem kekebalan tubuh bayi yang tidak matang, membuat vaksin awal tidak efektif.Namun, mereka tampaknya lupa fakta ini dalam saran mereka bahwa bayi yang beresiko tinggi terkena campak atau dalam menghadapi wabah lokal maka masih menganggap perlu di vaksinasi. Oh well … saya kira itu terlalu banyak mengharapkan para ilmuwan untuk menawarkan solusi rasional ketika mereka ingin penelitian mereka diterbitkan Ini adalah penelitian yang sangat jujur menunjukkan kelemahan dalam program vaksin.Sumber:Memudarnya Antibodi Maternal Terhadap Measles, Mumps, Rubella, dan Varicella di Masyarakat Dengan Kontras Vaksinasi Cakupan, Journal of Infectious Diseases, Sandra Waaijenborg, Susan JM Hahne, Liesbeth Mollema, Gaby P. Smits, Guy AM Berber, Fiona RM van der Klis, Hester E. de Melker, dan Jacco Wallinga, DOI: 10.1093/infdis/jit143Baca Full Article di: http://gaia-health.com/gaia-blog/2013-05-17/vaccines-reduce-newborns-disease-immunity-study/Vaksin Wabaholeh Louise Kuo Habakus dan Mary Holland J.D.New!Sign in and click the star to save this translation into your Phrasebook.Sign inDismisshttp://gaia-health.com/gaia-blog/2013-05-17/vaccines-reduce-newborns-disease-immunity-study/

    Ummu salamah SH, Hajjam

  118. ummu salamah

    BUKU “VAKSINASI , DAMPAK, KONSPIRASI & SOLUSI SEHAT ala RASULULLAH SAW ”
    March 15, 2012 at 10:36pm
    Menjawab keragu-raguan umat, pro dan kontra tentang “Vaksinasi” saya menuliskan buku ini, untuk menguak rahasia kekejaman dalam Vaksinasi. Dalam buku ini tertulis tentang sejarah vaksinasi, tata cara pembuatan vaksin, fakta dari cedera vaksin, meninggal , cacat, sakit sakitan, dari Indonesia dan manca negara, Vaksin meningitis dan dampaknya, serta cara pemulihan cedera Vaksin dengan metode Rasul, serta tata cara menata kesehatan selutuh manusia, di dunia dengan cara Rasul. Untuk kebangkitan Islam sebagai Rahmat bagi seluruh alam.

    Buku saya ini mendapat kritik tajam dari YKAI, Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia… dengan pertanyaan dan sanggahan terhadap apa yang saya kemukakan. Sekaligus saya jawab seluruh sanggahannya dengan berdasarkan Al Quran dan Hadits, beserta beberapa dokter dari manca negara yang memberikan Fakta kejahatan Vaksinasi.

    Sambutan dari berbagai Tokoh Masyarakat : Dr. Muhammad Ali Toha Asegaf, dr. Zaidul Akbar, dr Tauhid Nur Azar, Yani Murdani S.Si, Apt, Muhammad Hakimudin SE , Jerry D Gray, Muhammad Zaeni, master Yumeiho, Ahmad Fatahillah, SE, MBA, drh Susitawati H, dr Erni S Fachran,Mars. Drg Murni, dr Dewi Gaizir, Dr. Alfian Tanjung Spd,Wartono M.Si di cetakan ke 8. Edisi Eksklusif, Hard Cover, + VCD dan bergambar. penambahan Fakta terbaru di lapangan dll.Menguak takbir kejahatan dan kerusakan Vaksinasi, berdasarkan Al Quran dan Hadits. Harga Rp 80.000

    Semoga terlahir para pejuang-pejuang yang HANDAL, dan Ibu Bapak Kualitas, untuk melahirkan GENERASI DAMBAAN UMAT

    Pondok Sehat An Nabawiyah
    Jl. Raya Bukit No 38 serua Ciputat. 021 74639255 / 081398665033

    Untuk pemesanan :
    sms ke 081398665033 nama, alamat lengkap code pos, jumlah buku yang di pesan. Selanjutnya tunggu balasan permintaan transfer dana.

  119. zanaz

    As-Salam semua,
    anak saya dah cukup 1 tahun, mggu depan kena cucuk..
    sebelum ni dah ambil semua vaccine, klu utk 1 tahun x ambil x apa ker?
    sy dah confuse bila baca semua artikel ni..baru-baru anak sy demam tarik..lagi sy takut..apa perlu sy buat..teruskan atau stop setakat ini saja?
    tolong sy..

  120. Nor

    Salam,

    Mungkin mengamal perubatan moden akan tersentap dengan artikel ni. Bagi mereka persoalan ‘agenda yahudi’ seolah2 sengaja di ada-adakan untuk mengelirukan masyarakat atau untuk mempromosikan perubatan alternatif masing2 sedangkan kebaikan vaksin terbukti mampu mengurangkan penyebaran penyakit2 tertentu seperti TB, polio, cacar, etc.

    Memang tidak dapat dinafikan kebaikan vaksin terlalu banyak. Bagaimanapun persoalan ini timbul bilamana vaksin dan perubatan moden telah menunjukkan kesan2 negative jangka panjang seperti autism dan sebagainya. Jika kita sedar akan kesan buruk tersebut, kita haruslah mencari jalan penyelesaiannya dengan cara;

    1. Doktor perubatan moden perlu menggantikkan vaksin sedia ada dengan vaksin yang lebih baik yang dibuat dari sumber2 yang halal. Teruskan pengkajian ke atas vaksin dan kandungan dadah/carrier dalam ubat.

    2. Pengguna perlulah mecari perubatan alternative yang lain bagi menggantikan vaksin. Alhamdulillah, sejak 2010, kerajaan telah mengubah dasar dengan membenarkan perubatan alternatif masuk ke dalam hospital kerajaan. Kita boleh lihat rawatan akupuntur di hospital putrajaya.

    Tapi jangan sampai langsung tolak suntikan vaksin dan tidak ambil perubatan alternatif pula. sebagai contoh, anak2 yang tidak ambil suntikan vaksin, perlulah sentisa diawasi permakanannya seperti menyusu susu ibu sepernuhnya, makan makanan berkhisiat, makan makanan sunnah seperti madu dan abatus, dan segala makanan berkhasiat utk menguatkan antiboodi anak2 kita. Elakkan makan makanan yang mengandungi bahan pengawet yang tinggi. Fast food apatah lagi!

    Malang sungguh bila perubatan alternatif di malaysia masih lagi dipandang sebagai pesaing perubatan moden atau pencabar kepada doktor2 perubatan moden. Sedangkan di negara2 maju seperti US, Europe, dan Japan menjadikan perbatan alternatif ini sebagai pelengkap kepada perubatan moden. Boleh baca di sini;
    http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC516460/#b1

    Sepanjang 4 tahun saya di Jepun, alhamdulillah saya tidak pernah jatuh sakit. Jadi tak berkesempatan menikmati kemudahan perubatan mereka. Bagaimanapun rakan2 di Jepun banyak yang diberi ubat herba ketika mengandung. Namun, ramai juga rakan2 Malaysia di sana yang terpaksa mengimport ubat dari Malaysia kerana dos dadah perubatan moden di jepun jauh lebih rendah berbanding malaysia. Kadang kala mereka terpaksa mengambil dos tiga kali ganda bagi ubat-ubatan jepun untuk menghilangkan sakit. Ini bukan kerana ubat jepun tidak berkesan, ini kerana rakyat Malaysia terlalu dimanjakan dengan dadah yang tinggi sehingga dos normal untuk rakyat jepun yang rata2 memiliki umur yang panjang tidak mampu melegakan sakit rakyat malaysia.

    Jelas di sini, perubatan moden bukanlah satu2 nya jalan penyelesaian. Amalkan permakanan dan cara hidup yang sihat adalah yang utama yang perlu digalakkan oleh semua doktor dan pakar, ibu bapa, guru, kerajaan, dan mesyarakat umumnya.

    Akhir sekali, memang mak saya masa di US dulu (1970-an) sudah mula amik ubat alternatif untuk mengandung dan bersalin dua anak beliau di US dan lagi 9 anak beliau yang lahir di Malaysia. Semua tak ambil suntikan vaksin. Alhamdulillah sihat2 belaka.

    Sekian untuk perkongsian.

  121. Ibn Uwais

    Salam, saya tinggal sekitar kedah dan penang. Saya masih ragu-ragu untuk tidak menyuntik vaksin ke tubuh anak saya. Tapi peratusan kepercayaan saya untuk tidak menyuntuk vaksin ke tubuh anak saya tinggi. Ada sesiapa yang boleh saya berjumpa untuk dapatkan penerangan lanjut?

  122. ummi uwais & usaid

    assalam..sharing is caring..
    Alhamdulillah, saya selesai membaca dari mula hingga selesai semua komen2 pembaca..setiap org punya pendapat dan kepercayaan sendiri, pada pendapat dan pengalaman saya yang merupakan ibu kepada 2 anak (4 dan 2 tahun)..saya sangat menyakini (insyaAllah), susu ibu dan pemakanan sunnah adalah Yang TERBAIK utk anak2 saya..saya MENOLAK vaksin utk anak2 wlpun keluarga saya menetang..Alhamdulillah saya didedahkan berkenaan kebaikan perawatan Alternatif menggunakan herba sebelum saya berkahwin, ini menguatkan kepercayaaan saya betapa tidak perlunya Vaksin di suntik ke dalam tubuh anak,

    sebagai ibu bapa, pilihan terletak di tangan kita, buatlah rujukan, carilah ilmu untuk memberikan yg terbaik kepada Anak anugerah Allah..saya sesekali tidak pernah mnolak perubatan moden(membaca anak ke klinik utk check up utk pantau pembesarandan kesihatan), cuma apabila berkaitan pemberian Vaksin, saya menolak atas pembacaan dan pendedahan yang saya terima..alhamdulillah suami juga sangat memahami..anak2 kami sihat sehingga kini, adakalanya demam,batuk dan selsema tetapi cepat sembuh.pernah naik demam campak di badan tapi sembuh dalam masa 4 hari (menggunakan herba mambu)..anak2 saya diberikan fully breast feed sehingga usia 2 tahun,selain itu saya memberikan supplemaat mega 3 (didapati dalam minyak ikan), spirulina, kurma, kismis sebagai pemakanan dan snek mereka..

    pada semua ibu bapa,..yakinlah, allah menjadikan kita siap beserta sistem pertahanan tubuh yang telah sempurna cuma perlu disokong oleh pemakanan yang halal lagi baik serta berikhtiar mencari penyembuh apabila diuji dgn sakit…seronok saya membaca blog ini kerana telah ramai ibu bapa tidak mengambil vaksin..:)..sekian perkongsian saya…

  123. mindaahad

    salam, jom sertai grup facebook ibu2 yang tidak ambil vaksin unuk anak2 –> https://www.facebook.com/groups/OHUBMalaysia/

  124. mindaahad

    Salam, sertai komuniti ibu2 yang tidak amal vaksin di facebook grup —> https://www.facebook.com/groups/OHUBMalaysia/

  125. Salam,
    Saya memang menyesal ambik vaksin untuk anak saya (masa ni masih muda, lagipun tak tahu yang ada pilihan untuk tidak mengambil vaksin). Setiap bulan anak demam sehingga umurnya 2 tahun. Macam mana tu ? Hari ini dengan pula di IKIM.fm, memang sumber vaksin ni Dr pun tak berani nak komen Halal atau tidak, subcon kepada pembuat fatwa. Sedangkan pembuat fatwa pula ambil pendapat daripada yang pakar tentang hal ini. Ada satu enzim daripada pankreas haiwan seperti babi untuk menghidrolisiskan protein bagi menghasilkan vaksin. Wajar ke ? Lagi satu saya memang tak sampai hati tengok anak dicucuk. Sedangkan vaksin itu sendiri dikatakan sebagai booster bagi melawan penyakit. Tapi anak demam juga lepas ambik vaksin. Perasan atau tidak ramai kanak-kanak/remaja hari ini perangai mereka hampir serupa. Tidur lambat sampai tengah malam, bangun pula lambat sampai tengahari. Asyik nak berlari tergesa-gesa, berbanding berjalan. Wallahualam.

  126. Abdullah

    Ramai dikalanagn doktor sendiri yang menolak vaksin,tapi memilih utk senyap kerana tidak mahu hilang pekerjaan…kalau outspol\ken, jadilah mcm saya…namun saya tetap gembira kerana sebagai doktor muslim saya telah berjaya menyelamatkan anak saya dari racun2 zionist dgn tidak memvaksin mereka…

  127. Abdullah

    anda tidak akan dapati manusia itu sependapat..mmg kita sesama Islam, tapi pendapat berbeza menunjukkan kita tak faham Islam dengan sebenarnya…bagi saya, tunjuklah sejuta journal atau study pun yg kata vaksin ni selamat, namun saya tetap menolak konsep memasukkan kuman ke dlm badan manusia tanpa mengetahui status kesihatan manusia tersebut pada masa itu…idea zionist terlalu jelas..mereka tak perlu pegang pistol, paksa kita cucuk anak kita…kita dengan rela hati atas nama kemodenan, merelakan anak kita dicucuk..iniadalah pembodohan umat manusia yg amat kejam

  128. Idea pengvaksinan kepada bayi-bayi comel yang tak bersalah ini kan akan jadi satu masalah. Ini sudah dirancang awal2 lagi. Maksud saya bukan pada masalah yang perlukan pandangan jauh untuk kenalpasti masalahnya tapi ia menjadi satu masalah yang hanya perlukan pandangan dan akal yang cetek untuk memahaminya.

    Tengoklah, belum apa lagi dah gaduh pasal vaksin ni. Idea ini sengaja dicetuskan sebab musuh2 kita, orang Islam tahu awal2 yang perkara ini akan menjadi perdebatan dan ramai orang2 Islam yang dungu lagi bodoh tak tahu nak pilih mana satu lebih baik untuk diri mereka dan anak2 mereka. Kalau dah ada wakil dari masyarakat yang cetuskan topik ni, kenapa masih lembab nak kaji betul ke tak? kenapa berbalah2 bergaduh2 sampai dah tak nampak tujuan utama kita ? Apa yang nak dicapai melalui ini? Kalau lah kaji betul2, dapatlah jawapannya bahawa Vaksin ini tidak bagus dan akan memberikan KESAN BURUK DALAM JANGKA MASA PANJANG kepada bayi2 comel , dan anak2 kita.

    Musuh2 Islam ni…kalau mereka nak hancurkan Islam, senang je…mereka belajar dari Sejarah mereka. Mereka tahu sejarah mereka, bagaimana mereka boleh kalah dulu dengan Islam dan dendam mereka tak pernah padam untuk menghancurkan Islam. Tapi Umat Islam yang dungu lagi jahil tak pernah nak menghayati dan ambil pot pasal sejarah mereka. Kalau dah tau orang2 Islam ni akan kuat kalau kacau dan serang secara terang2an, kenapa tak buat senyap2? antara caranya adalah dengan suntikan Vaksin ni la! Your enemies are not foolish! Dorang kalau tahu cara ni salah dan tak berkesan untuk capai matlamat dorg, dorg guna cara lain… ya, ini memang suatu agenda yang dilakukan secara besar2an globally and quietly.

    Para doktor (lulusan luar negara mahupun dalam negara) pernah tak kaji benda ni?? Ikut telunjuk Prof dan Dr.2 lain je ke? Dorg buat bende bodoh pun kalian nak ikut? Dorg ikut Prof2 mereka yang jahil pun korg nak ikut sama? ikutlah, sama2 bodoh. Saya cakap ni bukan untuk menghina, tapi untuk sedarkan … kita kena wake up… dan perkara pertama yang kita akan lihat bila kita dah dapat lihat ialah kesalahan2 kita…. lepas tu menyesal atau tidak datang rasa menyesal tu bergantung kepada hati kita sendiri…

  129. Asslamualaikum…

    Saya amat tertarik apabila saudara Abdullah menyatakan beliau seorang doktor..
    Boleh saya dapatkn no contact@ emel dr Abdullah..
    Untuk saya dapatkn maklumat secara langsung dr doc..

  130. zura hushairi

    Dr artikel n komen2,dpt sy simpulkan bahawa sy tak perlu memvaksin anak lg.,tp anak sulung dh lengkap dos memandangkan dia dh berumur 2 thn dan anak ke2 dh terima vaksin sbb die dh 4 bln..blh tak perubatan homeopathy keluarkan vaksin2 tu dr bdn anak sy?

  131. ibu muda

    saje nak singgah..
    masing2 ade pendapat sendiri.. sy tak gunakan homopathy n sy juga cuba utk tidak suntik vaksin untuk keluarga sy..
    yg haram itu jelas yg halal itu jelas.. jauhi yg shubhah.. sesiapa yg rase vaksin itu halal n bagus, nk teruskan, teruskanlah.. sesiapa rasa vaksin itu kotor n tak halal, jauhkan… sesiapa yg shubhah baik jgn bg..
    tetapi bg sy, doc tak maklumkan vaksin itu ade pengesahan halal atau tidak.. vaksin dicipta oleh yahudi.. manusia paling JAHAT di muka bumi ialah yahudi.. mereka merasakan mereka bangsa terbaik.. Allah dah bg panduan kpd kita madu dan habbatussauda ubt terbaik.. kenape nk bergantung dgn ubtn buatan manusia? adakah ubt yg disarankan Allah itu tidak bagus? siapa yg mencipta penyakit dan siapa yg tau ubt utk penyakit itu? Allah SWt… beringatlah..

  132. Amr

    Kalau dah sedar yahudi tu jahat, jangan la makan kat Mc Donald, minum Coke/Pepsi, makan/minum di Starbuck, dll.

  133. firdaus

    TAHNIAH kepada penulis kerana anda berjaya membantu menningkatkan jumlah orang islam yang akan menolak imunisasi.
    1. Adakah penulis menolak imunisasi adalah kerana khabar beranggapan bahawa imunisasi ini adalah agenda yahudi? Bagaimana kalau saya ujarkan puak yahudi sendiri yang mencetuskan idea sebegini bagi meyakinkan umat islam untuk anti imunisasi dan bila masanya sesuai dan dikehendaki, virus2 bhaya itu dilepaskan begitu saja pada dunia dan pembunuhan umat islam beramai2 berlaku secara silent. Pernahkah penulis terfikir kenapa bangsa kafir sendiri berlumba2 mengambil imunisasi jika mereka me-warwarkan bahayanya imunisasi ini?
    2. Allah jadikan kita manusia yang berfikir, dalam Al-Quran sendiri banyak disebut “Afala taqlamun?”- adakah mereka tidak berfikir? . Jadi gunakan akal, cari dan belajar dengan yang ahlinya, bukan dengan yang bukan ahlinya. Umpama bertanya mengenai masalah enjin kereta dan pembaikannya kepada seorang cef tukang masak berbanding mekanik kereta itu sendiri. Tanyalah doktor muslim yang belajar mengenai fiqh perubatan, bukan sekadar mendengar cakap2 orang dan membaca blog2 yang entah benar kesahihan rujukannya..
    Akhirul kalam..TAKZIAH jika benar anti imunisasi ini sebenarnya agenda tersembunyi yahudi bagi menghancurkan umat islam, anda sebenarnya mempunyai saham kerana membantu melemahkan ummah dengan penulisan anda ini.

  134. mindaahad

    Afala ta’qiluun? Apakah kamu tidak berakal? Apakah kamu tidak berfikir?

    Penolakan vaksin bukan kerana agenda yahudi. Ia kerana vaksin itu bahan kotor. Badan insan adalah suci. Kanak2 itu suci. Kenapa perlu masukkan benda kotor?

    Setiap penyakit ada ubatnya. Tapi bukan dengan menjemput penyakit masuk dalam badan.

    Afala ta’lamuun? Apakah kamu tidak mengetahui?

    #2014TahunRajinMembaca
    Banyakkan membaca.

  135. Nora

    Salam semua, anak saya pun x ambil vaksin alhamdulillah setakat ni demam cepat sembuh. saya gunakan air zam zam, habatussauda, madu, badam dan makanan sunnah untuk anak saya.. Dulu saya nak vaksin anak tapi suami tak bagi. Sebagai seorg isteri kene la dengar ckp suami.. Sekarang ni, bila dibandingkan dengan anak2 lain seumur dengan anak saya.. Ternyata anak saya sukar dijangkiti penyakit.. Semuanya dengan izin Allah.. Saya juga amalkan kurma ketika mengandung dan TIDAK mengambil ubat hospital.. Semuanya karut dan saya ragu sebab x de halal pon.. Semoga tuan mindaahad diberkati ALLAH…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s